Breaking News:

Desa di Spanyol Larang Penduduknya Makan Permen di Depan Umum, Upaya Cegah Penyebaran Covid-19

Sebuah desa di Spanyol telah melarang warganya makan permen di depan umum.

wittyfeed.com
Ilustrasi makan permen. 

TRIBUNPALU.COM - Di tengah mewabahnya pandemi Covid-19, sebuah desa di Spanyol membuat peraturan yang unik.

Desa ini melarang warganya makan permen di depan umum.

Tujuan melarang makan permen di depan umum dalam upaya untuk menghentikan penyebaran covid-19.

Dewan Deleitosa juga melarang penduduk setempat mengunyah biji bunga matahari ketika mereka meninggalkan rumah.

TONTON JUGA

Dilansir TribunTravel dari laman Dailystar, larangan itu juga mencegah orang untuk bisa minum di jalan-jalan atau berpartisipasi dalam kegiatan lain yang mendorong orang berkumpul di depan umum.

Walikota Juan Pedro Domingo berbagi dokumen berisi aturan baru di akun Facebook-nya, mengatakan peraturan tersebut telah disetujui dalam "menghadapi wabah baru covid-19 yang terjadi di beberapa kota terdekat".

Surat kabar lokal ABC melaporkan kota terdekat Peraleda de la Mata telah terjadi penambahan 16 kasus Covid-19 baru-baru ini dan penduduk telah diberitahu untuk hanya meninggalkan rumah mereka ketika diperlukan.

Makan permen
Makan permen (Pexels/Oleg Magni)

Dokumen itu mengatakan “kita memiliki musim panas yang tidak biasa, ketika datang untuk kumpul-kumpul dan liburan, kita tidak bisa melakukan apa pun yang kita suka.

"Kita harus belajar untuk hidup dengan semua aturan sanitasi ini, dengan tujuan mencegah penyebaran virus dan tidak menghormati orang lain, karena melanggar langkah-langkah itu dapat membuat semua orang dalam bahaya, terutama yang dianggap 'berisiko'."

Selanjutnya: “Saya merekomendasikan orang tua untuk mengajarkan anak-anak bahwa mereka perlu memakai masker setiap hari dan harus menjaga jarak sosial.

Jokowi Minta Vaksin Covid-19 Rampung 3 Bulan ke Depan Tim Riset: Tidak Bisa, Kami Harus Hati-hati

Biji bunga matahari
Biji bunga matahari (Pexels/João Jesus)

“Makan permen dan biji bunga matahari di jalanan dilarang. Minum di jalan juga dilarang serta jenis kegiatan lain yang melibatkan pengumpulan orang tanpa izin di jalan."

Walikota mengatakan konser 'Fitomania' yang dijadwalkan untuk perayaan tradisional desa pada 16 Agustus akan diatur secara ketat dengan pemeriksaan suhu di pintu masuk.

"Dia tidak mengesampingkan konser yang ditunda karena" kesehatan semua orang diutamakan ".

Menurut angka terakhir dari Universitas Johns Hopkins, Spanyol telah mendaftarkan 264.836 kasus Covid-19 dengan 28.422 kematian.

 

(Ambar Purwaningrum/TribunTravel)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Cegah Penyebaran Covid-19, Desa di Spanyol Larang Penduduknya Makan Permen di Depan Umum,

Editor: Lita Andari Susanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved