Breaking News:

Kabar Seleb

Terjerat Kasus Prostitusi Online, Hana Hanifah Buka Suara Soal Uang Rp 20 Juta

Dilepaskan polisi dan hanya berstatus sebagai saksi kasus prostitusi online, artis Hana Hanifah akhirnya membuat klarifikasi.

Instagram @hanaaaast
Hana Hanifah 

Dikutip dari Insertlive, Kriss Hatta mengaku sempat bermalam dengan Hana sebelum wanita berusia 23 tahun ini pergi ke Medan untuk melakukan job pemotretan.

"Kita ketemu di malam Minggu, sampai kita lupa waktu, Minggu pagi aku baru pulang dari kediaman dia (apartemen), itu pun aku pulang karena memang ada keperluan yang mesti aku selesaikan di rumah," ungkap Kriss Hatta pada Insertlive.

Menjawab tudingan Kriss Hatta soal bermalam dengannya, Hana pun mengurai fakta sebenarnya.

Diakui Hana, tudingan Kriss Hatta itu tidaklah benar.

Sebab kala itu, ia memang bertemu Kriss Hatta namun tidak sampai bermalam dan menginap.

Pertemuan itu pun diakui Hana hanya untuk membahas konten di Youtube.

"Ya memang waktu itu Aku ketemu dia ( Kriss Hatta) sampai larut malam tapi enggak sampai pagi, gitu. Dan itu ngomongin soal colabs Youtube," ucap Hana Hanifah.

Hana Hanifah Setahun Terjun ke Dunia Prostitusi

Terungkap bahwa Hana Hanifah sudah setahun berada di dunia prostitusi.

Ya, meski berstatus sebagai saksi korban dalam kasus tindak pidana perdagangan orang, namun Hana ternyata sudah satu tahun menggeluti dunia prostitusi.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

"Jadi pertama kali pada saat wawancara langsung dengan yang bersangkutan, yang bersangkutan menyampaikan bahwa di Medan baru sekali, tapi dia lakukan kegiatan ini pengakuannya sudah satu tahun," ungkap Riko di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/7/2020) malam.

 

Ia menyebutkan bahkan pihaknya telah menemukan percakapan yang merujuk pada keterlibatan Hana Hanifah dalam kasus serupa di kota-kota besar di Indonesia lainnya.

Polisi lantas mengungkap soal kolega Hana yang ternyata ada di beberapa kota besar seperti Surabaya hingga Jawa Barat.

"Kita juga mendalami bukti chat saksi H dengan koleganya yang ada di beberapa kota.

Ada beberapa chat yang bersangkutan dengan koleganya ada yang di Jawa Timur, Surabaya, kemudian di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jawa Barat dan lain-lain. Ini akan kita dalami," tegas Riko dilansir dari TribunMedan.com.

Riko membeberkan bahwa alasan Hana ketagihan dengan dunia prostitusi online ini karena keuntungan ekonomi yang fantastis.

"Alasannya itu karena menjanjikan keuntungan ekonomi yang sangat besar," sebutnya.

Foto Hana Hanifah
Foto Hana Hanifah (Instagram Hana Hanifah)

Hana Hanifah Dilepaskan Polisi

Polrestabes Medan akhirnya melepaskan artis Hana Hanifah dan pria inisial A yang booking sang artis di hotel berbintang.

Hana dan A menyandang status sebagai korban tindak pidana perdagangan orang.

Sementara R ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana perdagangan orang dan dikenakan Pasal 2 Undang-undang 21 Tahun 2007.

"Berdasarkan hasil gelar perkara kita menetapkan saudara R sebagai tersangka karena peran saudara R ini menjemput saksi HH ke bandara menuju TKP dan membantu saksi HH di Kota Medan," tutur Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/7/2020) malam.

Selain R, Polisi juga menetapkan J di Jakarta sebagai tersangka utama dan berperan sebagai muncikari.

"Berdasarkan keterangan saksi HH dan bukti chat antara saudari HH dengan tersangka J yang ada di Jakarta. Jadi tersangka R ini komunikasi dengan tersangka lain yaitu tersangka J yang kita duga adalah muncikari yang ada di Jakarta," jelasnya.

Riko menyebutkan bahwa R dijadikan tersangka karena menjadi kaki tangan J di wilayah Medan untuk menghubungkan Hana dan A.

Tersangka R mendapatkan imbalan Rp 4 juta.

"Tersangka R dijanjikan uang untuk mengurus saksi H sebesar Rp 4 juta selama di Medan," cetusnya.

Lebih lanjut, Riko menyebutkan bahwa hubungan Hana Hanifah dengan tersangka J karena profesinya yang merupakan fotografer.

"Dan menurut saksi HH bahwa saudara J ini profesinya adalah fotografer dan mereka sering bertemu di salah satu cafe di seputaran Senayan Jakarta," tuturnya.

Riko menerangkan bahwa awal mula terungkapnya kasus ini setelah tertangkapnya tersangka R di lobi hotel.

"Awalnya tanggal 12 Juli sekitar 23.00 WIB, Tim Satreskrim mengamankan satu orang laki-laki inisial R di lobi di salah satu hotel di Kota Medan.

 

Kemudian yang bersangkutan menyebutkan bahwa saksi HH dan A ada di salah satu kamar.

Kemudian tim bergerak menuju ke kamar kemudian mendapatkan saksi HH dan A berada di kamar tersebut," tuturnya.

Beberapa jam sebelum konpers, sinyal artis Hana Hanafih bakal dilepaskan polisi sebenarnya sudah terlihat.

Manajer Hana Hanifah, Nicco Aditya menyebutkan bahwa gadis 23 tahun tersebut dalam proses pemulangan ke ibu kota Jakarta.

Hal ini disampaikan Nicco saat dikonfirmasi Tribun Medan lewaat WhatsApp messenger, Selasa (14/7/2020).

"Iya betul (pemulangan ke jakarta), Insya Allah mohon do’anya ya," sebutnya.

Ia juga membenarkan bahwa Hana tidak terbukti terlibat dalam prostitusi online.

"Iya kan hanya menjadi saksi saja kemaren pas pressconference sudah kita jelaskan," pungkas Nicco.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Hana Hanifah Blak-blakan, soal Nominal Rp 20 Juta hingga Bongkar Fakta Bermalam dengan Kriss Hatta, 

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved