Breaking News:

Penduduk AS Dikirimi Paket Biji-bijian Misterius dari China, Dikhawatirkan Spesies Tanaman Invasif

Belasan penduduk di beberapa negara bagian di Amerika Serikat melaporkan, mereka mendapat kiriman biji tanaman misterius dari China.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari | Editor: Wahid Nurdin
Twitter/WSDAgov
Belasan penduduk di beberapa negara bagian di Amerika Serikat melaporkan, mereka mendapat kiriman biji tanaman misterius dari China. 

Pihaknya mengatakan, "biji-bijian yang tidak dikehendaki itu bisa saja bersifat invasif, membawa penyakit pada tanaman lokal, atau berbahaya bagi ternak."

Sejumlah pengguna Facebook dan Twitter dari negara bagian lain, termasuk Indiana, Texas, dan Arizona, juga melaporkan kiriman paket yang sama.

Banjir laporan terkait benih misterius di Amerika Serikat ini terjadi menyusul adanya laporan pada pekan lalu tentang ratusan pekerja kebun di Inggris yang menerima paket berisi biji-bijian misterius .

Padahal, para tukang kebun di Inggris itu sama sekali tidak memesan atau meminta paket biji-bijian apa pun.

Sama seperti yang terjadi di AS, paket benih misterius di Inggris ini juga dilabeli perhiasan atau item lainnya.

Bersyukur Hasil Tes Swabnya Negatif Covid-19, Joko Widodo Ingatkan Warga untuk Tetap Disiplin

Korea Utara Berlakukan Karantina Wilayah setelah Ditemukannya Kasus yang Diduga COVID-19

Tantangan Terbesar dalam Pengembangan Vaksin Covid-19: Imunitas dari Antibodi yang Cepat Melemah

Di dunia maya, berita kiriman paket biji-bijian misterius ini mendapat tanggapan yang beragam.

Mulai dari hanya berupa prank yang mirip skenario film thriller/horor, hingga ada yang menganggap kiriman itu adalah bagian dari strategi serangan terhadap ketahanan biologis, atau merupakan bentuk 'perang biologis' antara China dengan Amerika Serikat.

Sementara itu, beberapa pengguna Twitter mengatakan, kemungkinan benih itu adalah biji tanaman morning glory, spesies tanaman rambat yang bijinya beracun apabila dimakan.

Beberapa pengguna mengatakan, paket ini kemungkinan adalah bentuk operasi kriminal siber oleh para penjual yang nakal dan tidak bertanggungjawab di situs penjualan Amazon.

Mereka mengirim barang kecil dan murah, lalu membuat review positif bagi diri mereka sendiri untuk membangun reputasi agar bisa menjebak pembeli.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved