Breaking News:

WNI di Singapura Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara atas Kasus Pembuangan Bayi

Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditangkap di Singapura atas kasus pembuangan bayi, Rabu (29/7/2020).

pexels.com/pixabay
ILUSTRASI bayi. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang wanita yang diketahui merupakan warga negara Indonesia (WNI) ditangkap di Singapura atas kasus pembuangan bayi, Rabu (29/7/2020).

Wanita 29 tahun yang tidak disebutkan identitasnya itu diduga telah menelantarkan seorang bayi yang baru saja dilahirkan.

Dilansir dari CNA, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan di tempat pembuangan sampah daur ulang di kawasan 7 Tai Keng Gardens, dekat Upper Payar Lebar Road pada Senin (27/7/2020) petang.

Demi Beli Kuota Internet, Siswi SMP Usia 15 Tahun Jual Diri, Tarifnya Rp 500 Ribu

Terungkap, Terduga Muncikari Utama Kasus Dugaan Prostitusi Hana Hanifah adalah Seorang Fotografer

Menurut keterangan dari kepolisian setempat, pihaknya mendapat laporan atas penemuan bayi tersebut pada pukul 19.45 waktu Singapura.

"Tidak ditemukan luka pada tubuh bayi dan kondisinya stabil," ungkap pihak kepolisian.

Petugas medis pun dikerahkan ke tempat kejadian untuk memberikan perawatan sebelum akhirnya bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak KK.

Sementara, dari hasil penyelidikan, polisi meyakini bahwa wanita yang diduga melakukan penelantaran itu merupakan ibu dari si jabang bayi.

"Melalui penyelidikan di lapangan dan dengan bantuan rekaman CCTV dari warga, petugas dari Divisi Kepolisian Ang Mo Kio akhirnya telah menetapkan identitas dari wanita yang diyakini telah menelantarkan bayi tersebut," kata polisi pada Rabu ini.

Google Street View dari kawasan Tai Keng Gardens
Google Street View dari kawasan Tai Keng Gardens (CNA)

Geram Atas Kasus Djoko Tjandra, Mahfud MD Minta Pejabat Polri yang Bantu Kabur Dijebloskan Penjara

Kronologi Kasus Mayat Bayi Diseret Anjing di Tasikmalaya, Pacar sang Ibu Turut Jadi Tersangka

Adapun kasus penemuan bayi ini langsung diproses secara hukum oleh pihak berwajib.

Dikatakan bahwa wanita tersebut akan didakwa di pengadilan pada Kamis esok atas dugaan penelantaran anak di bawah 12 tahun.

Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman hingga 7 tahun penjara, denda, atau keduanya.

Di sisi lain, pihak kepolisian Singapura saat ini berupaya melacak identitas dari ayah sang bayi.

(TribunPalu.com/Clarissa)

Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved