Breaking News:

Kendalikan Penyebaran Covid-19, Vietnam Kerahkan Sistem Tracing Berkekuatan Penuh

Vietnam saat ini tengah berjuang untuk menekan penyebaran virus corona yang kembali timbul setelah sekitar seratus hari kurva Covid-19 melandai.

Geosiar
ILUSTRASI - Vietnam saat ini tengah berjuang untuk menekan penyebaran virus corona yang kembali timbul setelah sekitar seratus hari kurva Covid-19 melandai. 

TRIBUNPALU.COM - Setelah selama kurang lebih tiga bulan tak mengalami penambahan kasus, kasus infeksi virus corona Covid-19 kembali bertambah.

Oleh karena itu, Vietnam mulai mengadakan tes massal virus corona Covid-19 di ibu kota Hanoi.

Selain itu, negara tersebut melarang kegiatan yang menimbulkan kerumunan di sektor ekonomi.

Serta mendesak puluhan ribu wisatawan domestik untuk melapor kepada otoritas setempat pada Kamis (30 Juli 2020).

Vietnam saat ini tengah berjuang untuk menekan penyebaran virus corona Covid-19 yang kembali timbul setelah sekitar seratus hari kurva Covid-19 berhasil melandai.

Kesembuhan Pasien Covid-19 Paling Kritis di Vietnam Jadi Sorotan, Perawat Akui Rasakan Tekanan Media

Update Virus Corona di Asia Tenggara: Kasus di Vietnam Meningkat setelah Ditemukannya Klaster Baru

Diwartakan Reuters.com, pesan teks pun dikirimkan kepada semua ponsel yang digunakan oleh 95 juta orang penduduk Vietnam.

Isi pesan tersebut mendesak siapa pun yang mengunjungi kota pesisir Danang selama bulan Juli untuk melapor.

Hal ini dilakukan setelah gelombang baru infeksi virus corona menyebar ke enam kota dan provinsi, dengan 47 kasus positif Covid-19.

Otoritas kota Hanoi mulai mengetes 21.063 penduduk yang belum lama ini kembali dari Danang.

Danang menjadi salah satu pusat wisata yang telah menarik kunjungan wisatawan domestik setelah pembatasan sosial dilonggarkan.

Halaman
123
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved