Breaking News:

Mengaku Bunuh 50 Sopir Taksi, Pria Ini Umpankan Jenazah Korbannya ke Buaya

Seorang pria di India mengaku sudah membunuh 50 orang sopir taksi, dengan jenazah mereka dilaporkan diumpankan ke kolam berisi buaya.

New Delhi Police via The Sun
Devender Sharma bersama polisi yang menangkapnya di Delhi, India. Sharma dilaporkan membunuh 50 sopir taksi, mengumpankan jenazah mereka ke kolam berisi buaya, dan kemudian mencuri taksi mereka sejak 2000-an silam. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang pria di India mengaku sudah membunuh 50 orang sopir taksi, dengan jenazah mereka dilaporkan diumpankan ke kolam berisi buaya.

Devender Sharma, si pelaku berantai itu, mengaku dia akan menyewa taksi agar berkendara di area tertentu sebelum membunuhnya dan mencuri mobil mereka.

Sharma, yang dijemput polisi dengan alasan bebas bersyarat, mengungkapkan pembunuhan yang dilakukannya sejak awal 2000 silam.

Dokter yang mempraktikan pengobatan tradisional India itu menuturkan, dia tidak bisa mengingat selain 50 sopir taksi yang sudah dibunuh.

Update WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri, Sabtu 1 Agustus 2020: Tak Ada Tambahan Kasus Baru

Promo Terbaru Telkomsel, Paket Ketengan Pelajar 15GB Mulai Rp 6 Ribuan, Ini Cara Aktivasinya

Dilansir The Sun Jumat (31/7/2020), Devender Sharma mengatakan setelah membunuh korbannya, jenazah mereka bakal dilempar ke kolam berisi buaya di kanal Hazara, Kashganj.

Diwartakan media setempat NDTV, polisi menyatakan mereka meyakini si pembunuhan berantai ini sebenarnya sudah lebih dari 100 kali beraksi.

Setelah jasad korbannya dilempar dan dimakan buaya, Sharma akan menjual taksi itu, dan mendapat sekitar 170 poundsterling (Rp 3,2 juta) per unit.

Pada 2004, aksinya ketahuan dan kemudian diadili. Namun, dia hanya terbukti membunuh tujuh sopir taksi dan dhukum seumur hidup di Jaipur.

Terinspirasi dari Kisah Cintanya dengan Dinda Hauw, Rey Mbayang Rilis Single Di Sepertiga Malam

Setelah 16 tahun menjalani hukuman, pada Januari lalu, pria 62 tahun tersebut menerima pembebasan bersyarat yang durasinya singkat.

Tetapi setelah 20 hari yang merupakan masa pembebasan bersyaratnya, Sharma diketahui tidak kembali ke penjara dan membuat polisi menggelar pencarian.

Akhirnya pada Rabu (29/7/2020), kepolisian India menangkapnya di ibu kota Delhi, di mana dia selama ini sembunyi bersama seorang janda.

Pada saat interogasi itulah, Sharma membeberakan seua kejahatannya, termasuk fakta bahwa dia sudah membunuh puluhan orang.

Kepolisian menerangkan, selama interogasi Sharma mengakui dia terlibat dalam 125 pencurian, dan membuatnya mengantongi 7.000 poundsterling (Rp 134,5 juta).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Ini Mengaku Bunuh 50 Sopir Taksi, Jenazahnya Diumpankan ke Buaya", 
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
Editor : Ardi Priyatno Utomo

Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved