Breaking News:

WHO Peringatkan Negara di Dunia, Pandemi Covid-19 Masih Panjang, Dampaknya bisa Puluhan Tahun

komite darurat WHO menggelar pertemuan pada Jumat lalu, untuk membahas krisis akibat pandemi selama 6 bulan terakhir.

Tribunnews/Herudin
Penumpang memakai masker di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020). Pemerintah mengeluarkan aturan kepada seluruh masyarakat agar wajib memakai masker apabila ke luar rumah, hal itu seiring dengan imbauan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19). 

TRIBUNPALU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, pandemi covid-19 masih berlangsung panjang, bahkan dampaknya dirasakan hingga beberapa dekade ke depan.

Hal itu diungkap, setelah komite darurat WHO menggelar pertemuan pada Jumat lalu, untuk membahas krisis akibat pandemi selama 6 bulan terakhir.

WHO menyoroti negara-negara akan mengalami "kelelahan dalam menangani Corona" secara ekonomi dan sosial.

"Komite menggarisbawahi antisipasi covid-19 masih panjang," demikian pernyataan WHO seperti dikutip dari Channel News, Minggu (2/8/2020).

Sebelumnya pada 30 Januari lalu, WHO telah menyatakan virus corona sebagai darurat kesehatan global.

Kala itu, Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, risiko covid-19 masih sangat tinggi dan berlangsung lama.

Diketahui, data terbaru menunjukan setidaknya lebih dari 680 ribu orang meningggal dunia akibat covid-19 di seluruh dunia.

Sementara ada 17 juta orang lebih terdeteksi positif virus asal negeri Tiongkok sejak Desember 2019.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO Sebut Pandemi Covid-19 Masih Panjang

Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved