Breaking News:

Donald Trump Beri Waktu agar TikTok Dijual ke Microsoft dalam 45 Hari

Presiden AS Donald Trump dilaporkan memberikan waktu agar TikTok dijual kepada Microsoft dalam 45 hari ke depan.

MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Donald Trump saat berbicara dalam pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC. 

TRIBUNPALU.COM - Presiden AS Donald Trump dilaporkan memberikan waktu agar TikTok dijual kepada Microsoft dalam 45 hari ke depan.

Kabar itu juga diperkuat keterangan raksasa teknologi yang bermarkas di Redmond, Washington, bahwa mereka juga berkoordinasi dengan sang presiden.

Pada Sabtu (1/8/2020), Reuters memberitakan ByteDance setuju mendivestasi operasional TikTok di AS, dengan Microsoft siap mengambil alih.

Namun berdasarkan laporan The Wall Street Journal, perundingan sempat terhenti setelah Trump memberikan sinyal negatif atas ide tersebut.

Presiden AS Donald Trump Bakal Larang TikTok di Amerika Serikat

Donald Trump Bawa AS Keluar dari WHO di Tengah Mewabahnya Pandemi Covid-19

Kemudian pada Minggu (2/8/2020), Reuters memberitakan diskusi kembali terjadi antara Microsoft dengan ByteDance.

Berdasarkan hasil diskusi CEO Satya Nadella dengan presiden, Microsoft berencana merampungkan kesepakatan itu pada 15 September nanti.

"Selama proses ini, Microsoft terus berdialog dengan pemerintah AS, termasuk presiden," terang perusahaan itu dikutip New York Post.

Diwartakan SCMP Senin (3/8/2020), tidak diketahui apa yang mendasari dasar keputusan presiden 74 tahun itu memberikan lampu hijau.

Diyakini, Trump tidak ingin dimusuhi oleh generasi muda. Apalagi, isu ini terjadi jelang Pilpres AS yang dihelat 3 November mendatang.

Sumber yang mendapatkan informasi mengenai informasi itu mengungkapkan pendiri ByteDance, Zhang Yiming, dan investor lainnya tak berniat menjualnya ke AS.

Di Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, Donald Trump Klaim 99 % Covid-19 di AS Tak Berbahaya

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved