Breaking News:

AS Berencana Blokir TikTok, 20 Influencer Marah-marah ke Donald Trump

Seorang influencer Amerika Serikat ( AS) di TikTok mengungkapkan kemarahannya, atas rencana Presiden Donald Trump yang hendak memblokir TikTok.

https://internasional.kompas.com/read/2019/06/23/20275411/trump-kesal-penasihatnya-malah-mendorongnya-perang-dengan-iran
Trump 

TRIBUNPALU.COM - Seorang influencer Amerika Serikat ( AS) di TikTok mengungkapkan kemarahannya, atas rencana Presiden Donald Trump yang hendak memblokir TikTok.

Akun @maya2960 pada Senin (3/8/2020) mengunggah video berjudul " Trump Freestyle".

Video itu menyebar dengan cepat di TikTok, dengan mendapat lebih dari 1 juta views dan 500.000 likes.

"Tidak memikirkan ini masak-masak, kan, Donny kecil? Bukan pebisnis," tukasnya.

Donald Trump Beri Waktu agar TikTok Dijual ke Microsoft dalam 45 Hari

Presiden AS Donald Trump Bakal Larang TikTok di Amerika Serikat

"Kamu bisa memblokir aplikasi ini, akan ada yang baru. Ada persediaan di mana ada permintaan," lanjutnya.

Lirik yang diunggahnya juga berisi peringatan bahwa pengguna TikTok tidak akan berdiam diri tanpa perlawanan, mengutip Amendemen Pertama AS tentang sensor pemerintah terhadap kebebasan berbicara.

Video lainnya yang viral di TikTok berjudul "Aku coba meyakinkan Trump membiarkan kami memakai TikTok". Video itu menampilkan seorang wanita yang mewarnai wajahnya dengan warna oranye dan membangun dinding bata.

Sementara itu komedian AS Elijah Daniels di Twitter mengucapkan selamat tinggal kepada para pengikutnya di TikTok.

Total 20 influencers AS di TikTok yang jumlah followers-nya jika digabungkan mencapai 100 juta orang, mengunggah surat terbuka ke Trump atas rencana pemblokiran aplikasi itu.

"Dunia virtual yang didominasi kebencian di Twitter tidak ada artinya dibandingkan dengan foto-foto menyenangkan dan komedi di TikTok," demikian bunyi surat terbuka itu yang dikutip AFP.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved