Breaking News:

Tiga Bersaudara di Indramayu Mengalami Depresi setelah Bercerai dari Pasangan Mereka

Penyebab depresi ketiganya pun diduga kuat dikarenakan alasan yang sama, yakni perceraian yang mereka alami.

tribunjakarta
Ilustrasi. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang warga Desa Temiyang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat berinisial C (40) terpaksa dipasung karena kerap mengamuk.

C menderita gangguan jiwa akibat depresi setelah bercerai dengan istrinya 2 tahun lalu.

"Tapi waktu dipasung kemarin dia bisa ngelepasin sendiri, dipasungnya cuma bagian kaki saja karena suka mengamuk," ujar saudara C, Rohati, kepada Tribuncirebon.com di kediamannya, Rabu (26/8/2020).

Rohati menceritakan, C kerap kali mengamuk jika sudah merasa kesepian.

Ia menduga saat kesepian itu, C teringat masa lalunya saat ditinggal sang istri.

Pantauan Tribuncirebon.com, saat ditemui C tidak sedang kumat karena ditemani keluarga lainnya.

Ia ketika itu terlihat sedang menyirami tumpukan kayu bakar yang tergeletak di pelantaran rumah.

"Mau nyiram dulu," ujar C.

Geram Ada Pihak yang Menuduh Soekarno dan Jokowi Komunis, Megawati: Nalarnya Itu di Mana?

Menaker: Begitu Diluncurkan Presiden Kamis 27 Agustus, Subsidi Gaji 600 Ribu Langsung Ditransfer

Pasien ke-13 Tanpa Gejala di Kulon Progo Ini Sudah 24 Kali Tes Swab, Hasilnya Masih Positif Covid-19

C diketahui tinggal sendirian di sebuah rumah bersama saudara lainnya T (60) yang juga mengalami depresi akibat perceraian ditinggal sang istri 10 tahun lalu.

Rumah di samping rumah mereka juga dihuni saudara lainnya yang sama-sama mengalami depresi.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved