Breaking News:

Presiden Brasil Sebut Penyuntikan Vaksin Virus Corona Tidak Wajib

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan pada Senin (31/8/2020) bahwa tidak ada satu orang pun yang akan dipaksa disuntik vaksin virus corona.

Instagram/jairmessiasbolsonaro
Presiden Brazil, Jair Bolsonaro. 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan pada Senin (31/8/2020) bahwa tidak ada satu orang pun yang akan dipaksa disuntik vaksin virus corona jika sudah tersedia.

Hal itu membuat Bolsonaro  dicitrakan sebagai pemimpin yang semakin meremehkan Covid-19 sebagaimana dilansir dari Reuters, Selasa (1/9/2020).

Komentar itu muncul setelah pemerintah mengalokasikan jutaan dolar untuk pembelian dan produksi vaksin virus corona di masa depan.

Sembuh dari Covid-19, Presiden Brazil Jair Bolsonaro: Apa yang Kalian Takutkan? Hadapi Saja

Presiden Brasil Jair Bolsonaro Positif Terinfeksi Virus Corona: Sebut Hanya Alami Gejala Ringan

Saat ini, Brasil menjadi negara terparah kedua di dunia, setelah Amerika Serikat (AS), yang dilanda pandemi virus corona.

"Tidak ada yang bisa memaksa siapa pun untuk mendapatkan vaksin," katanya menanggapi pertanyaan dari seorang pendukung dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.

Beberapa bulan teakhir, penyebaran virus corona di Brasil semakin masif dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi di negara itu tercatat 3,9 juta kasus dengan 121.381 kematian.

Pada Senin, Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 45.961 kasus baru virus corona dan 553 kematian dalam 24 jam terakhir.

Bolsonaro, yang baru-baru ini pulih dari virus corona, sempat meremehkan keganasan virus tersebut dengan menyebutnya sebagai "flu ringan".

Jumlah Kasus Covid-19 di Brasil Capai 310 Ribu, Presiden Jair Bolsonaro Konsisten Remehkan Corona

Dia juga mengabaikan rekomendasi ilmiah dan menentang upaya karantina oleh sejumlah gubernur dan wali kota di Brasil.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved