Breaking News:

Pakar Penyakit Menular dari AS Soroti Kebijakan Pembukaan Kembali Bioskop di Indonesia

Ada beberapa kriteria yang menunjukkan bahwa bioskop adalah tempat dengan risiko tinggi penularan Covid-19.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Lita Andari Susanti
Dok. XXI
ILUSTRASI - Bioskop XXI yang disemprot dengan cairan disinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19. 

Wiku mengungkapkan saat menonton film, masyarakat akan merasa bahagia.

Perasaan bahagia ini diklaim berpengaruh pada peningkatan imunitas tubuh yang bisa memperkecil risiko terpapar Covid-19.

"Bahwa bioskop dan cinema memang memiliki karakteristik dan kontribusi penting terutama dalam memberikan hiburan kepada masyarakat karena imunitas masyarakat bisa meningkat karena bahagia atau suasana mental fisik masyarakat juga ditingkatkan," kata Wiku.

Oleh karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 tengah mempersiapkan pembukaan bioskop.

Namun, seperti yang diwartakan artikel lain di Kompas.com, proses pembukaan bioskop ini diperlukan waktu yang panjang, yaitu perlu ada pra kondisi, melihat waktu yang tepat.

Daerah yang boleh membuka bioskop ini adalah daerah yang sudah siap dengan fasilitas protokol kesehatan.

Kemudian juga ada proses simulasi. Nantinya, para karyawan dan penonton harus menjalankan protokol kesehatan apabila bioskop kembali dibuka.

Protokol kesehatan yang wajib dijalankan adalah menggunakan masker selama berada di area bioskop dan menjaga jarak minimal 1,5 meter antar penonton.

"Pada saat nanti akan dijalankan dan sudah dijalankan, harus dilakukan monitoring dan evaluasi dengan baik agar semuanya betul aman dan berjalan dengan lancar," ucap Wiku.

Selain itu, pengunjung bioskop tidak memiliki penyakit penyerta lainnya seperti penyakit jantung, kencing manis, paru, ginjal, penyakit imunitas rendah lainnya.

Selain itu harus dalam kondisi sehat, tidak ada gejala batuk, demam lebih dari 38 derajat celsius, penyakit tenggorokan, flu, bersin dan sesak nafas.

Kemudian, selama menonton tidak boleh makan dan minum dan selalu menggunakan masker dari sejak awal hingga selesai, jarak antar kursi dilakukan berjarak sehingga tidak ada kontak antar pengunjung.

“Kami menyarankan pengunjung yang datang adalah masyarakat dengan usia rentang di atas 12 tahun dan di bawah 60 tahun,” jelas Wiku.

Selain itu, nantinya kapasitas bioskop hanya 50% dan bakal selalu melakukan disemprot disinfektan ruangan bioskop saat pergantian penonton.

(TribunPalu.com/Rizki A.) (Kompas.com/Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas, Rindi Nuris Velarosdela)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved