Cerita Selebriti
Indra Brasco Gendong Numa Tanpa Baju, Tunjukkan Manfaat Skin to Skin Contact untuk Sang Anak
Anak keempat pasangan selebritas Mona Ratuliu dan Indra Brasco dikabarkan sedang mengalami demam.
TRIBUNPALU.COM - Anak keempat pasangan selebritas Mona Ratuliu dan Indra Brasco dikabarkan sedang mengalami demam.
Padahal, Numa Kamala Srikandi baru saja sembuh dari kondisi kulit yang diakibatkan alergi, yakni Dermatitis Atopik.
Hal ini diketahui dari unggahan Mona Ratuliu dan Indra Brasco.
Di akun Instagramnya, Indra Brasco mengunggah foto dirinya yang sedang menggendong Numa tanpa mengenakan baju.
Selain itu, ada pula video pendek yang memperlihatkan Numa menangis di gendongan Indra Brasco.
Foto dan video tersebut diunggah pada Minggu (6/9/2020) kemarin.
• Bagikan Update Dermatitis Atopik Numa, Mona Ratuliu Ungkap Perjuangannya Hindari Pemicu Alergi
• Si Bungsu Berusia 3 Bulan, Suami Mona Ratuliu Indra Brasco: Semoga Yanda Masih Kuat Gendong Kamu
• Cerita Indra Brasco Dua Kali Punya Bayi dengan Dermatitis Atopik: Kita Berusaha Tidak Panik
Dalam caption unggahan fotonya, Indra Brasco menuliskan harapan semoga putrinya yang masih berusia tiga bulan itu lekas sembuh.
Indra menceritakan perasaannya sebagai orangtua apabila melihat anaknya sakit.
Yakni, ia ingin agar sakit sang anak berpindah kepada orangtuanya saja.
Indra Brasco pun menyebut dirinya tidak tega saat melihat sang anak lemas dan terus-menerus rewel.
Pada unggahannya ini, Indra Brasco menyebut salah satu cara untuk membuat anak tetap merasa nyaman saat demam.
Yakni, dengan skin to skin contact atau kontak langsung kulit bersentuhan dengan kulit, tanpa adanya penghalang seperti baju atau kain.
Rupanya, skin to skin contact sudah diterapkan Indra Brasco dan Mona Ratuliu pada tiga anak mereka sebelumnya.
Hasilnya, skin to skin contact berhasil membuat anak lebih tenang dan tidak terlalu rewel.
Berikut caption lengkap unggahan Indra Brasco:
Cepet sembuh yaa Numaa... Kangen bawel kamu...
Pasti banyak orang tua kalo anaknya sakit pengen sakitnya dipindahin ke dirinya, sama deh kayak kita. Paling gak bisa liat anak kalo udah lemes & rewel.
Naah ini salah satu cara bikin nyaman anak pas lagi demam, skin to skin contact, ini udah biasa kita lakukan di ke 3 anak kita sebelumnya. Dan berhasil bikin anak jadi gk terlalu rewel.
.
#ceritanuma
#brascosfamily
#ayahasik
Skin to skin contact yang dilakukan Indra Brasco terhadap Numa juga dibahas di unggahan Mona Ratuliu.
Selain membagikan foto, Mona Ratuliu juga mengunggah sejumlah tangkapan layar artikel tentang manfaat skin to skin contact.
Mengawali caption-nya di akun Instagram @monaratuliu, Mona menyebut Numa demam secara tiba-tiba pada Sabtu (5/9/2020).
Ia pun berharap semoga Numa baik-baik saja.
Kemudian, Mona Ratuliu juga menjelaskan bahwa skin to skin contact seperti yang dilakukan Indra Brasco dan Numa dalam foto yang diunggah ini adalah hal yang biasa dilakukan setiap kali anak-anaknya demam.
Wanita kelahiran Jakarta, 31 Januari 1982 tersebut menyebut dirinya mengetahui perihal pentingnya skin to skin contact sejak 11 tahun yang lalu.
Di akhir caption, Mona Ratuliu mengucapkan terima kasih kepada suaminya, Indra Brasco, yang selalu bisa diandalkan dalam merawat anak-anaknya.
• Ungkap Pengorbanan Surya Saputra untuk Keluarga, Cynthia Lamusu: Terima Kasih Papa Sayang
• Bagikan Potret Lawas, AHY Ungkap Sering Ditodong Nyanyi Bareng Annisa Pohan
• Indonesia Disebut Menunggak Ratusan Juta Dollar AS dalam Proyek Jet Tempur pada Korea Selatan
Apa manfaat skin to skin contact?
Skin to skin contact atau kontak langsung antar kulit yang saling bersentuhan dapat memperkuat ikatan emosional atau emotional bonding antara orangtua dengan anak.
Membangun ikatan dengan anak tidak hanya dengan sekadar menyusui, menggendong, atau menemani anak bermain.
Tetapi juga melalui kontak atau sentuhan kulit langsung.
Dikutip dari Nakita, skin to skin contact/touch bisa memberikan rasa nyaman kepada anak, sekaligus mendukung pembentukan kepribadian anak.
"Emotional bonding ini terjadi tidak hanya pada saat bayi, tapi juga sampai anak besar dan pembentukannya dilakukan pada beragam aktivitas yang melibatkan kehangatan interaksi antar orangtua dan anak." ujar Saskhya Aulia Prima, M. Psi, Psikolog selaku Psikolog Anak dalam seminar virtual Peringati Hari Anak Nasional, Like I’m 5 Hadir di Indonesia Mengajak Para Ibu Memperkuat Ikatan Dengan Anak.
"Hal yang terpenting ketika membicarakan emotional bonding adalah pemberian rasa aman yang konsisten dan juga membangun rasa nyaman yang dapat ditangkap anak, salah satunya lewat skin to skin touch yang dilakukan antara ibu dan anak." jelasnya.
Ikatan emosional atau emotional bonding penting untuk dilakukan sehari-hari lewat ritual-ritual yang dimasukkan ke rutinitas anak.
Contohnya, saling bersentuhan langsung atau kegiatan merawat kulit anak sambil berinteraksi dua arah.
Selain memberikan memori yang menyenangkan, skin to skin contact akan memberikan banyak manfaat seperti meningkatkan rasa percaya diri anak, serta perasaan dicintai dan dihargai.
Sehingga hal tersebut bisa menjadi modal utama dari perkembangan pribadi yang sehat untuk sang anak ke depannya.
(TribunPalu.com/Rizki A.) (Nakita)