Viral Video Bocah SMP di Bantul Terbang Terbawa Layangan Raksasa, Alami Patah Tulang karena Terjatuh

Bocah SMP berinisial AF mengalami patah tulang akibat terbawa terbang layangan raksasa sepanjang 50 meter dan terjatuh dari ketinggian 3,5 meter.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Imam Saputro
Tangkapan Layar Facebook Harimurti
Bocah SMP berinisial AF mengalami patah tulang akibat terbawa terbang layangan raksasa sepanjang 50 meter dan terjatuh dari ketinggian 3,5 meter. 

TRIBUNPALU.COM - Setelah insiden balita 3 tahun di Taiwan terpelanting ke udara karena terlilit layang-layang raksasa menjadi viral di media sosial, kini kejadian bocah terseret layangan berukuran besar terjadi di Indonesia.

Kejadian bocah laki-laki yang ikut terbang bersama layangan raksasa itu terekam dalam sebuah video dan menjadi viral di media sosial.

Mulanya video tersebut dibagikan oleh akun Facebook Harimurti pada Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 21.53 WIB.

Berdasarkan keterangan unggahannya, insiden itu terjadi di Kecamatan Sanden, Bantul, Yogyakarta.

Viral Video Balita Terseret Layangan Raksasa Terbang Selama 30 Detik, Walikota Langsung Meminta Maaf

Video berdurasi 9 detik itu merekam seorang bocah yang sempat terbang terbawa layangan dengan bentuk yang memanjang.

Selang beberapa detik, layangan yang ia pegang terputus hingga akhirnya ia terjatuh ke tanah.

"Hati hati kalau bermain layang-layang, kejadian siang tadi di Sanden Bantul, siswa SMPN 2 Sanden, kelas 9 patah tulang dilarikan ke RS PKU Bantul," tulis Harimurti pada keterangan unggahannya.

(Facebook Harimurti)

Terjerat Benang Layangan hingga Urat Leher Nyaris Putus, Pengendara Motor di Solo Tewas

Dikutip dari Kompas.com, korban berinisial AF itu merupakan warga Dusun Mayungan I, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Bantul.

Terkait kronologinya, kepala Dusun Mayungan I, Marjana memberikan keterangan lebih lanjut dari insiden ini.

"Iya betul, hari Jumat (4/9/2020) setelah salat Jumat sekitar jam 13.00 WIB," kata Marjana melalui sambungan telepon, Senin (7/9/2020).

Peristiwa itu bermula saat beberapa remaja Dusun Mayungan I membuat layang-layang berbentuk naga dan menerbangkannya di Lapangan Murtigading.

Layangan dengan panjang sekitar 50 meter itu siap diterbangkan oleh AF dan beberapa temannya.

Saat percobaan penerbangan, ada angin kencang di lokasi kejadian sehingga layangan tersebut menyeret AF hingga ikut terbang.

"Kebetulan saat ini musim layang-layang, nah anak-anak itu pada buat dan mau dicoba gitu lho. Lalu ikut terbang setinggi 3 meter," jelas Marjana.

Pengendara Motor di Bali Tewas setelah Terjerat Tali Layangan, Terjatuh hingga Tabrak Alat Berat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved