Breaking News:

Pembangunan Ibu Kota Baru Ditunda: Empati Pemerintah, Anggaran Diminta Dialihkan untuk Covid-19

Pemerintah akhirnya resmi menunda proyek pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

(Biro pers setpres)
Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Bukit Soeharto di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang menjadi salah satu lokasi calon Ibu Kota baru, Selasa (7/5/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah akhirnya resmi menunda  proyek pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Sebab, saat ini pemerintah masih berfokus pada upaya penanganan pandemi virus corona Covid-19 di Tanah Air.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengungkapkan Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi ibu kota baru pada Kamis (22/08/2019) lalu.

Dikutip dari sonora.id, meski provinsinya sudah ditentukan, Sofyan Djalil masih enggan menyebutkan lokasi persis yang dipilih karena belum memastikan ketersediaan lahannya.

Presiden Joko Widodo juga telah melakukan kunjungan ke Bukit Soeharto di Semboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, pada Mei 2019 lalu.

Lokasi tersebut akan menjadi ibu kota negara Indonesia menggantikan DKI Jakarta.

Dana yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru diperkirakan mencapai sebesar 33 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp446 triliun.

Berikut TribunPalu.com merangkum beberapa hal seputar ditundanya proyek pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur:

1. Alasan

Alasan penundaan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur adalah pemerintah masih fokus pada upaya penanganan pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved