Breaking News:

Bulutangkis

Setelah Dipimpin Wiranto, Legenda Bulutangkis Indonesia Ingin Moeldoko jadi Ketum PBSI, Mengapa?

Masa jabatan Wiranto sebagai Ketum PBSI segera habis, para legenda bulutangkis Indonesia kompak meminang Moeldoko jadi pimpinan barunya, ini alasannya

Dok. Pribadi via Kompas.com
Pertemuan para legenda bulutangkis Indonesia dengan Moeldoko, Kamis (10/9/2020) - Masa jabatan Wiranto sebagai Ketum PBSI segera habis, para legenda bulutangkis Indonesia kompak meminang Moeldoko jadi pimpinan barunya, ini alasannya. 

TRIBUNPALU.COM - Masa jabatan Wiranto sebagai Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan berakhir pada Oktober mendatang.

Untuk itu, kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020 tengah bersiap untuk menunjuk pemimpin barunya.

Beberapa legenda bulutangkis Indonesia pun melakukan pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko pada Kamis (10/9/2020).

Dalam pertemuan itu, dihadiri oleh Liem Swie King, Rudy Hartono, Hariyanto Arbi hingga Eddy Hartono.

Media Olympic Puji Kehebatan Minions, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya: Tak Semudah yang Terlihat, Tapi

Ada pula perwakilan dua klub besar Tanah Air yakni PB Djarum dan PB Jaya Raya yang turut dalam pertemuan itu.

PB Djarum diwakili oleh Lius Pongoh, Ivanna Lie, Tontowi Ahmad, Liliana Natsir, Christian Hadirnata, dan Yuni Kartika.

Sementara PB Jaya Raya mengirimkan Imelda Wiguna, Rudy Hartono, dan Markis Kido.

Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk meminang Moeldoko menjadi Ketua Umum PBSI periode 2020-2024.

Lantas, apa alasan mereka untuk sepakat meminang Moeldoko?

Para legenda bulutangkis menilai Moeldoko memiliki rasa kecintaan terhadap olahraga.

Pertemuan para legenda bulutangkis Indonesia dengan Moeldoko, Kamis (10/9/2020)
Pertemuan para legenda bulutangkis Indonesia dengan Moeldoko, Kamis (10/9/2020) (Dok. Pribadi via Kompas.com)
Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved