Breaking News:

Masuki Zona Oranye Covid-19, Wali Kota Tangsel Ingin Penanganan Covid-19 Tak Kenal Sekat Identitas

Airin Rachmi Diany juga mengaku selalu berkoordinasi dengan kepala daerah tetangga, terkait ketersediaan ruang isolasi Covid-19.

KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona Covid-19 dengan jumlah kasus infeksi yang masih tinggi membuat kapasitas rumah sakit berada di titik maksimalnya.

Seperti yang terjadi di Tangerang Selatan.

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengungkapkan, meski wilayahnya sudah memasuki zona oranye, ketersediaan kamar atau tempat tidur isolasi Covid-19 di rumah sakit di Tangsel masih penuh.

Termasuk ruang ICU dan HCU pun ketersediaannya hanya sedikit.

"Jadi pada intinya sebetulnya ICU cenderung sedikit ya sekarang ini. Dan untuk ICU juga sama, rawat inap juga penuh. Jadi setiap hari itu berbeda gitu. Jadi kaya saya cerita, seperti kemarin kita cari susah, tapi di hari kemudian sudah banyak. Karena kesembuhan juga tinggi," ujar Airin saat menghadiri apel hari ulang tahun (HUT) ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI) di kantor PMI Tangsel, Serpong, Kamis (17/9/2020).

Harga Resmi PS5 dari Sony, Edisi Digital Rp 6 Jutaan dan Reguler Rp 7,4 Jutaan, Intip Spesifikasi

Bambang Soesatyo Harap Vaksin Covid-19 Bisa Didistribusikan Februari 2021, Target Produksi 340 Juta

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, saat menghadiri apel hari ulang tahun (HUT) ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI) di kantor PMI Tangsel, Serpong, Kamis (17/9/2020).
Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, saat menghadiri apel hari ulang tahun (HUT) ke-75 Palang Merah Indonesia (PMI) di kantor PMI Tangsel, Serpong, Kamis (17/9/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Namun Airin menegaskan, ketersediaan kamar isolasi, termasuk ICU dan HCU itu sangat dinamis.

Airin Rachmi Diany mengaku selalu berkoordinasi dengan kepala daerah tetangga, yang di Provinsi Banten, DKI Jakarta maupun Jawa Barat terkait ketersediaan kamar isolasi Covid-19.

"Jadi memang terus kita pantau dan kita kontrol. Saya juga terus mengkomunikasikan dengan kabupaten kota, kabupaten Tangerang, Kota Tangerang sendiri yang ada di wilayah Banten maupun juga rumah sakit lain yang di luar wilayah Banten, yang di Jakarta dan yang lain," ujarnya.

Viral Odading Mang Oleh: Berjualan Selama 30 Tahun, Langganan SBY, Disuguhkan ke George W Bush

Kisah Sopir Ambulans di Tengah Pandemi Covid-19: Kerja Ekstra Keras karena Angka Kematian Meningkat

Bantuan Kuota Internet Gratis untuk Siswa, Guru, Mahasiswa dan Dosen dari Kemendikbud Cair Pekan Ini

Airin ingin penanganan Covid-19 yang sudah menjadi pandemi itu tidak mengenal sekat identitas apa lagi KTP.

"Jadi bagaimana orang sakit itu tidak mengenal KTP dan domisili, biar yang sakit dan sembuh," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved