Breaking News:

Cerita Pemilik Restoran di Tengah Pandemi Covid-19: Omzet Anjlok, Bahan Baku Terancam Busuk

Pemilik restoran mengatakan, seperti saat PSBB Jakarta pertama kali dilakukan pada April 2020 lalu, omzet langsung turun hampir 90 persen.

pexels.com/Kaboompics.com
ILUSTRASI restoran. 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona Covid-19 menimbulkan dampak yang telak terhadap berbagai sektor, mulai dari sektor pendidikan hingga sektor usaha.

Bisnis restoran pun menjadi salah satu sektor yang sangat terpukul akibat pandemi Covid-19.

Penjualan menurun drastis karena sedikitnya pengunjung, seiring dengan penerapan PSBB yang melarang makan di tempat atau dine in.

Kondisi ini turut dialami oleh restoran Holycow! Steakhouse by Chef Afit.

Tiga Poin Pidato Joko Widodo di Sidang Umum PBB: Termasuk Soal Palestina yang Belum Merdeka

Grafik Kasus Corona di DKI Jakarta dalam Satu Pekan PSBB Ketat Diterapkan oleh Anies Baswedan

Empat Bersaudara di Polewali Mandar Hidup Terlantar: Ditinggal Ibu Kandung, Diusir Ayah Tiri

Pemiliknya, Afit Dwi Putranto mengaku, omzetnya sangat anjlok saat masa PSBB, sebab sebagian besar pemasukan memang berasal dari konsumen yang makan di tempat.

"Kami memang jadi salah satu yang terkena dampak paling berat sih, terutama restoran yang dine in. Mungkin lebih dari 90 persen rata-rata restoran di Indonesia itu dine in," ujarnya kepada Kompas.com seperti dikutip pada Rabu (23/9/2020).

Ia mengatakan, seperti saat PSBB Jakarta pertama kali dilakukan pada April 2020 lalu, omzet langsung turun hampir 90 persen.

Saat diterapkan pelonggaran atau PSBB Transisi, diakuinya penjualan mulai pulih karena saat itu konsumen bisa menyantap hidangan langsung di tempat.

Sayangnya, kondisi ini tak bisa berlangsung lama, sebab PSBB ketat kembali diberlakukan sejak 14 September 2020.

Alhasil, penjualannya kembali turun, terutama yang lokasinya ada di dalam mal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved