Breaking News:

Viral di Sosmed Kabar Minuman Boba Bisa Bikin Lumpuh, Ini Faktanya Menurut Dokter

Selama enam hari setelah itu, rasa kebas pada kakinya tak kunjung hilang. Hingga akhirnya, dia merasakan kakinya mengalami lumpuh sementara.

boba-tea-kc.business.site
ILUSTRASI boba tea. 

TRIBUNPALU.COM - Siapa tak kenal boba atau bubble tea? Minuman berbahan dasar teh, susu, dan boba yang berbahan dasar tepung singkong ini naik daun.

Rasa manisnya membuat boba semakin digemari oleh masyarakat lantaran rasanya yang manis.

Boba sendiri berasal dari tepung tapioka dan tidak memiliki banyak rasa. Sehingga, rasa manisnya berasa dari gula atau madu yang direndam sebelum disajikan.

Namun, seiring dengan popularitasnya, minuman itu disebut memiliki efek samping, seperti yang dikisahkan oleh Ranya melalui akun media sosial Twitter @dangobulet.

Pelajaran dari Kisah Viral Warganet yang Nyaris Lumpuh karena Kebiasaan Minum Boba Dua Kali Sehari

6 Jenis Makanan dan Minuman yang Jadi Tren Sepanjang Tahun 2019, Boba hingga Cheese Tea

Tangkapan layar Twitter soal Boba
Tangkapan layar Twitter soal Boba (Twitter.com)

Kisah perempuan asal Bekasi ini menyedot perhatian banyak warganet. Saat dikonfirmasi Kompas.com, Ranya mengaku bahwa dalam satu hari dia biasa mengonsumsi dua gelas boba selama 3-4 hari dalam seminggu.

Kebiasaannya ini dia lakukan sejak Desember 2019 dan terus berlangsung. Selama mengonsumsi boba, dia merasa tak ada yang aneh pada dirinya.

Akan tetapi, lambat laun Ranya mulai merasakan ada yang aneh pada tubuhnya. Pada awalnya, perempuan berusia 20 tahun ini merasakan kebas pada kaki.

Selama enam hari setelah itu, rasa kebas pada kakinya tak kunjung hilang. Hingga akhirnya, dia merasakan kakinya mengalami lumpuh sementara.

Ranya lalu memutuskan untuk memeriksakan kondisinya ke dokter pada Maret 2020.

"Dibawa ke dokter umum, bilangnya cuma kekurangan vitamin D. Ternyata masih terasa berkedut, bahkan pas jalan kayak meleyot (layu) gitu kakinya. Akhirnya dibawa ke dokter penyakit dalam dan dicek ternyata sudah DM (diabetes melitus) tipe-2" kata dia.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved