Jawab Soal Isu Kebangkitan PKI, BIN: Faktanya Tidak Ditemukan, Tahan Diri agar Tidak Terprovokasi

Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menjawab soal isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Warta Kota/Alex Suban
Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto. 

TRIBUNPALU.COM - Setiap tahunnya, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) hampir selalu berhembus.

Pihak pemerintah atau pejabat yang berwenang pun menanggapi isu tersebut.

Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menjawab soal isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Wawan menyebut, pihaknya tak menemukan adanya fakta bahwa PKI kembali bangkit.

Menurutnya, isu kebangkitan PKI selalu muncul pada akhir September setiap tahunnya.

"Selama ini isu yang muncul macam-macam," ujarnya, dikutip dari siaran langsung YouTube Kompas TV, Rabu (30/9/2020).

"Tapi biasa itu setiap akhir September, muncul seperti itu dari tahun ke tahun."

"Tapi secara prinsip setelah dicari, faktanya tidak kita temukan hal-hal semacam itu," jelasnya.

Meskipun tidak ditemukan adanya kebangkitan PKI, BIN tetap melakukan antisipasi.

"Kita tentu antisipasi andai ada hal-hal yang mengarah ke seperti itu."

"Sebab, kita tidak akan melakukan pembiaran," terang Wawan.

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tak Larang Pemutaran Film G30S/PKI: Tapi Juga Tidak Mewajibkan

Fakta-fakta & Sinopsis Film G30 S PKI: Sudah Tayang Selama 13 Tahun, Ada Perbedaan Pendapat Cerita

wapur1
Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Purwanto

Lembaga pemerintah di bidang intelijen itu juga berupaya untuk memberi kenyamanan bagi masyarakat.

"Kita tetap memberikan yang terbaik, kenyamanan bagi masyarakat untuk tetap melakukan tugas-tugas keseharian."

"Juga fokus bagaimana membangun masyarakat dengan sebaiknya tanpa terkontaminasi dengan pemikiran yang menjadi agenda tahunan di bulan September," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved