Breaking News:

Sempat Masuk Blacklist Amerika Serikat, Kini Prabowo Boleh Masuk ke Negeri Paman Sam Lagi

Melansir South China Morning Post, Prabowo Subianto ditolak visanya oleh AS sejak pertengahan tahun 2000.

Kompas.com/Andreas Lukas Altobeli
Prabowo Subianto 

TRIBUNPALU.COM - Menurut keterangan salah satu media politik terkenal di Amerika Serikat (AS), Politico, Selasa (6/10/2020), Departemen Luar Negeri AS telah memutuskan untuk memberi visa kepada Menteri Pertahanan Indonesia Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.

Dengan visa tersebut, artinya, Prabowo diizinkan untuk memasuki AS setelah lama masuk dalam daftar hitam.

Prabowo Subianto masuk daftar hitam AS karena diduga berperan dalam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sejak beberapa dekade lalu.

"Prabowo diperkirakan akan berkunjung sekitar akhir bulan ini," tulis Politico.

Melansir South China Morning Post, Prabowo Subianto ditolak visanya oleh AS sejak pertengahan tahun 2000.

Luhut Sentil Pimpinan Serikat Pekerja yang Deklarasikan Tolak UU Cipta Kerja: Hidupmu Enak

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Meghan Trainor Kini Hamil Anak Pertamanya

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Tegaskan UMK Tidak Dihapus dalam UU Cipta Kerja

Saat itu, Prabowo hendak menghadiri wisuda putranya di Boston, AS. Pada tahun 2012, Prabowo mengatakan kepada Reuters bahwa dia masih belum bisa mendapatkan visa AS karena tuduhan yang ditujukan terhadapnya.

Tuduhan AS mengatakan bahwa Prabowo berada di balik kerusuhan yang menewaskan ratusan orang pasca tumbangnya pemerintahan mantan Presiden Soeharto pada tahun 1998.

Menurut aktivis hak asasi manusia, Prabowo telah melakukan penculikan dalam upaya gagal untuk menjaga agar mantan presiden Soeharto tetap berkuasa.

Selain itu, Prabowo dituduh melakukan pelanggaran HAM di Timor Timur (saat ini Timor Leste) yang memisahkan diri dari Indonesia sejak 2002.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Masuk Daftar Hitam, Kini Prabowo Diizinkan Masuk AS"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved