Breaking News:

YG Entertainment Klarifikasi Kontroversi Jennie BLACPINK Pakai Seragam Perawat di 'Lovesick Girls'

Sehari setelah kritikan itu muncul, agensi YG Entertainment memberikan tanggapan untuk mengklarifikasi adegan tersebut.

Koreaboo
Jennie mengenakan baju perawat (kiri) di video musik Lovesick Girls BLACKPINK 

TRIBUNPALU.COM - Menandai comeback dengan The Album, BLACKPINK juga merilis video musik "Lovesick Girls" sebagai lagu utama pada 2 Oktober lalu.

Namun, karya terbaru grup beranggotakan empat member ini menuai kritik gara-gara adegan Jennie berseragam perawat.

Dikecam serikat pekerja medis
Serikat Pekerja Kesehatan dan Medis Korea Selatan mengecam penggambaran perawat dalam video musik "Lovesick Girls".

Dalam video itu, Jennie mengenakan seragam perawat bermodel gaun pendek dan ketat dan sepatu hak tinggi. Seragam itu tidak sesuai gambaran seragam perawat dikenakan perawat saat ini.

"Pakaian dan penggambarannya secara langsung meniru stereotip seksual yang khas dan berdalih menyebutnya semata-mata dengan 'kostum' sederhana," isi kecaman itu.

Kampanye Selalu Pakai Masker, Ini Tiga Maskapai yang Pakai Livery Masker di Pesawatnya

Bicara Soal Skandal Video Asusilanya yang Sempat Tersebar, Luna Maya: Rasanya Mau Mati karena Dihina

Menurut serikat itu, mereka sudah lama berupaya menghilangkan stereotip tersebut karena perawat, yang sebagian besar perempuan, sering menjadi sasaran obyektifikasi seksual.

Klarifikasi YG Entertainment

Sehari setelah kritikan itu muncul, agensi YG Entertainment memberikan tanggapan untuk mengklarifikasi adegan tersebut.

"Adegan dalam video musik 'Lovesick Girls' menggambarkan seorang perawat dan seorang pasien, gambaran dari lirik yang berbunyi, 'Tidak ada dokter yang bisa membantu ketika saya mabuk cinta'," kata YG dalam keterangannya.

YG Entertainment menegaskan tidak ada maksud lain dari pemakaian kostum itu selain untuk menggambarkan lirik lagu tersebut.

"Kami meminta penonton untuk melihat MV ini sebagai genre seni independen lainnya dan kami akan berterima kasih jika penonton dapat memahami bahwa setiap adegan secara visual menggambarkan lirik musik, tanpa makna lebih jauh di baliknya," kata agensi.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved