Breaking News:

Liga Indonesia

PSSI Siapkan 3 Skenario Kelanjutan Liga 1 dan 2 2020, Masih Tunggu Izin dari Kepolisian

Dalam extraordinary club meeting di Yogyakarta, Selasa 13 Oktober 2020, 18 klub Liga 1 dan 24 klub Liga 2 sepakat meminta PSSI untuk memulai Liga 1

GARY LOTULUNG/KOMPAS.COM
dokumentasi Liga 1 - Ezechiel N'Douassel melepaskan tembakan dalam duel Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion SUGBK, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM -  PSSI menyiapkan tiga skenario kelanjutan Liga 1 dan 2 tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Dalam extraordinary club meeting di Yogyakarta, Selasa 13 Oktober 2020, 18 klub Liga 1 dan 24 klub Liga 2 sepakat meminta PSSI untuk kembali melanjutkan sisa kompetisi.

Menurut Plt Sekjen Yunus Nusi dari pertemuan itu, PSSI kemudian menyerap aspirasi klub dan membuat 3 opsi kompetisi.

Opsi pertama kembali menggulirkan kompetisi pada 1 November 2020 dan selesai pada Maret 2021.

“Tetapi soal izin kita kembalikan ke kepolisian. Jika kepolisian tidak mengizinkan tentu PSSI akan menghormati dan mematuhinya” kata Yunus.

Jika tanggal 1 November tidak diizinkan, PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yakni pada 1 Desember 2020.

Baca juga: Top Skorer Timnas Indonesia U-19 Asal Palu, Witan Sulaiman Tinggalkan Timnas Usai Lawan Makedonia

Ini semua PSSI lakukan karena aspirasi klub yang ingin kompetisi kembali digelar.

“Jika itu belum diizinkan karena alasan izin keramaian terkait Pilkada 2020, PSSI akan mencoba memulai pada 1 Januari 2021. Mudah-mudahan aspirasi klub agar kompetisi kembali digelar bisa menjadi kenyataan,”imbuh Yunus.

Akan tetapi, kalau harus dimulai pada 1 Januari 2021 kompetisi amat mungkin agar digelar 2 wilayah karena keterbatasan waktu.

Sebab pada Mei-Juni 2021 PSSI punya hajatan besar, yakni Piala Dunia U-20.

Halaman
1234
Penulis: Imam Saputro
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved