Breaking News:

Hari Cuci Tangan Sedunia, Kemenkes: Cara Sederhana, Tapi Efektif Putus Penyebaran Covid-19

Pandemi Covid-19 menjadi pengingat, salah satu cara sederhana tapi efektif untuk menghentikan penyebaran virus adalah cuci tangan pakai air dan sabun.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
pexels.com/burst
ILUSTRASI mencuci tangan dengan sabun hingga berbusa. 

Sejak wabah Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan perang melawan pandemi virus corona.

Terkait hal ini, tiga gelombang kampanye nasional telah digulirkan.

Dimulai dari kampanye nasional pemakaian masker pada Agustus, diikuti kampanye nasional menjaga jarak pada bulan September, dan terakhir kampanye cuci tangan pakai sabun pada bulan Oktober.

Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu perilaku yang sangat efektif dalam pencegahan Covid-19 selain pakai masker dan jaga jarak.

Ketiganya merupakan bagian dari kampanye nasional yang selalu dikemukakan Pemerintah dan Kemenkes sejak wabah pandemi menerpa.

CTPS, lanjut Pritasari, merupakan pilar kedua dari sanitasi total berbasis masyarakat yang mencakup lima pilar perilaku higienis sanitasi.

"Pertama stop buang air besar sembarangan, kedua cuci tangan pakai sabun, ketiga pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, keempat pengelolaan sampah rumah tangga, dan kelima pengelolaan limbah cair rumah tangga," jelas dia.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) telah ditetapkan sebagai strategi nasional pembangunan sanitasi yang diperkuat dengan peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. 

Peraturan tersebut merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan data Riskesdas 2018, hanya setengah dari populasi masyarakat Indonesia, di atas usia 10 tahun, yang mempraktikkan perilaku cuci tangan yang benar.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved