Breaking News:

Kabar Tokoh

Ayah Bocah Tewas di Tangan Pelaku Rudapaksa Ibunya: Kematian Anak Saya Tak Sia-sia

"Anak saya ini memang pembela, saya yakin kematiannya tak sia-sia karena membela ibunya. Saya dan keluarga ikhlas melepasnya," kata ayah R, FF.

glaciermedia.ca
Ilustrasi kasus kriminal. Seorang anak lelaki berusia 9 tahun di Aceh Timur tewas di tangan pelaku rudapaksa terhadap ibu sang anak. 

TRIBUNPALU.COM - Kepergian R (9) menyisakan duka mendalam bagi ayah kandungnya yang berinisial FF.

Anak laki-laki itu meninggal dunia setelah berupaya melawan pelaku rudapaksa ibundanya.

Meski jasad R kini tak lagi bersama sang ayah, namun keberanian bocah tersebut melekat dan terkenang di hati FF untuk selamanya.

"Anak saya ini memang pembela, saya yakin kematiannya tak sia-sia karena membela ibunya. Saya dan keluarga ikhlas melepasnya," mata FF berkaca-kaca menceritakan putranya.

Berikan kado ulang tahun untuk adiknya

FF dan ibu R telah bercerai.

Selama dua tahun terakhir, R dan adiknya yang masih berusia lima tahun tinggal bersama sang ayah di Medan.

Sebelum meninggal dunia, R sempat merayakan Ulang Tahun bersama ayah, adik serta kakek dan neneknya di Medan.

Saat itu, FF menjual telepon seluler demi memberikan putranya hadiah yang dia inginkan.

"Saya buat acara kecil-kecil dan membelikan R hadiah. Rencana handphone untuk belajar daring, tapi dia minta dibelikan mobil remote," tutur dia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved