Breaking News:

Polisi Pengawal Pengendara Moge yang Keroyok TNI: Saya Baru Tahu Korban Adalah Tentara

"Saya baru tahu korban adalah tentara. Saya telepon PM, setelah itu saya tidak melihat lagi korban," kata Hafiz dihubungi, Selasa (3/11/2020).

Kompas.com/Istimewa
Tangkap layar video viral anggota TNI dikeroyok pengendara motor gede di Bukittinggi yang beredar Sabtu (31/10/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Brigadir Muhammad Hafiz Bastari mengaku awalnya tak tahu jika Serda Yusuf yang dikeroyok anggota klub motor gede Harley Davidson Owner Grup, Siliwangi Bandung, Jawa Barat, adalah prajurit TNI.

Ia baru mengetahui Serda Yusuf adalah anggota TNI setelah korban akan melapor ke Dandim setelah pengeroyokan yang dialaminya.

Mengetahui itu, Hafiz lalu menghubungi polisi militer (PM).

Baca juga: Capai Rp21,95 Triliun, Realisasi Investasi Sulteng 2020 Raih Posisi Pertama di Sulawesi

"Saya baru tahu korban adalah tentara. Saya telepon PM, setelah itu saya tidak melihat lagi korban," kata Hafiz dihubungi Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Kata Hafiz, saat kejadian ia menjadi petugas patwal iring-iringan moge tesebut di belakang dengan mengendarai mobil.

Namun, saat peristiwa itu terjadi ia datang terlambat. Saat itu ia melihat Serda M Yusuf sudah tergeletak di lantai dikeroyok anggota klub moge.

Sementara Serda Mistari dikejar oknum anggota moge ke dalam toko.

"Saya datangnya terlambat. Saya patwal di belakang. Jalan macet dan saya turun lihat ada kejadian itu," ungkapnya.

Melihat itu, Hafiz pun langsung melerai keributan itu.

"Saya lerai dan peluk korban. Kemudian saya lihat satu orang lagi (Serda Mistari) dikejar. Saya ikut kejar dan melerainya," ujarnya.

Baca juga: 8 Bulan Pandemi di Indonesia, Pemerintah Klaim Sejumlah Prestasi dalam Penanganan Covid-19

Kata Hafiz, ada beberapa orang oknum klub moge yang mengejar Serda Mistari. Melihat itu, ia kemudian melerainya dan sambil berteriak untuk berhenti.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved