Breaking News:

Politisi AS: Perang Dunia Ketiga Dimulai, Bukan dengan Bom atau Peluru, Melainkan dengan Virus

Dengan merebaknya pandemi virus corona Covid-19, seorang pejabat dari Amerika Serikat (AS) menyebut perang dunia telah dimulai.

Xinhua via SCMP
ILUSTRASI - Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Dengan merebaknya pandemi virus corona Covid-19, seorang pejabat dari Amerika Serikat (AS) menyebut perang dunia telah dimulai.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Komite Hubungan Luar Negeri Senat, Amerika Serikat, Peter D. Zimmerman, dalam artikelnya yang diterbitkan di www.military.com.

Perang dunia ketiga ini berbeda dengan perang dunia pertama dan kedua yang menggunakan senjata.

Perang dunia ketiga, menurutnya, adalah pertempuran tanpa bom atau peluru.

"Musuh kita adalah Virus Sars-Cov-2, yang menyebabkan Covid-19. Ini memiliki satu tujuan: MenakluKkan sel Anda dan mengubahnya menjadi pabrik untuk membuat lebIh banyak virus," tulis Zimmerman dalam opininya yang dipublikasikan pada 29 Oktober 2020 lalu.

Baca juga: Joko Widodo Teken UU Cipta Kerja, Politisi PDIP: Niatan Undang-undang Ini Luar Biasa Baiknya

Baca juga: Bagaimana Tanggapan IDI Bali Saat Jerinx Dituntut Tiga Tahun Penjara?

Baca juga: Siapa Pun yang Menang Pilpres AS, Donald Trump atau Joe Biden, Indonesia Harus Manfaatkan Peluang

Baca juga: Tanggapan Kocak Hotman Paris Terkait Pemboikotan Produk Asal Perancis: Kenapa Pinjam Nama?

Ia menguraikan bahwa AS telah kalah perang dengan sangat parah. Sekitar 400.000 tentara AS tewas dalam 43 bulan pertempuran dalam perang dunia II.

Sementara 203.000 orang AS telah tewas dalam tujuh bulan pertama perang dunia III.

"Fakta: Orang Amerika terbunuh oleh virus ini dengan kecepatan tiga kali lebih cepat daripada tentara kita yang terbunuh oleh peluru Jerman dan Jepang," ujar Zimmerman.

Zimmerman melanjutkan, selama beberapa bulan sepertinya AS menang, tetapi virus telah membuka front baru dan menjajah wilayah baru.

Gelombang ketiga virus corona ini telah menyebar ke seluruh Amerika Serikat.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved