Breaking News:

Penghitungan Suara Pilpres AS Belum Selesai, PM Slovenia Sudah Beri Selamat kepada Donald Trump

Klaim prematur Donald Trump terjadi pada Rabu pukul 02.20 waktu setempat, ketika negara bagian di seantero AS tengah melakukan proses penghitungan.

Anthony Behar via time.com
Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump. 

TRIBUNPALU.COM - Perdana Menteri (PM) Slovenia Janez Jansa memberi selamat kepada Donald Trump karena dianggapnya telah memenangi pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS).

Jansa menulis di Twitter dan mengklaim bahwa rakyat AS “sangat jelas” memilih Trump untuk tetap menjadi presiden AS.

Pernyataan Jansa tersebut membuatnya sebagai pemimpin Eropa pertama yang mengucapkan selamat kepada Trump sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (4/11/2020).

“Sangat jelas bahwa orang Amerika telah memilih @realDonaldTrump @Mike_Pence untuk # 4moreyears,” kata Jansa.

"Semakin banyak penundaan dan fakta yang menyangkal dari #MSM, semakin besar kemenangan akhir untuk #POTUS," sambungnya.

“Selamat @GOP untuk hasil yang luar biasa di #US,” tambah Jansa.

Baca juga: UU Cipta Kerja dan Isu Lingkungan: Peluang Korupsi Membesar, Partisipasi Warga dalam Amdal Berkurang

Baca juga: Pilpres AS 2020: Raih 238 Suara dan Ungguli Donald Trump, Joe Biden Menang di Daerah-daerah Ini

Baca juga: Tuding Ada Kecurangan, Donald Trump Mendadak Minta Proses Penghitungan Suara Dihentikan

Slovenia merupakan tanah air Ibu Negara AS, Melania Trump.

Sebelumnya diberitakan, Trump mengklaim kemenangannya dalam Pilpres AS.

Klaim prematur sang presiden terjadi pada Rabu pukul 02.20 waktu setempat, ketika negara bagian di seantero AS tengah melakukan proses penghitungan.

"Kita akan menang dan sejauh yang saya ketahui, kita sudah memenanginya," kata Trump meski 10 negara bagian belum mengumumkan hasilnya.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved