Breaking News:

Pilwali Palu 2020

2 Kali Aristan 'Teriak' dalam Debat Kandidat Pilwali Palu

Pasangan yang diusung Nasdem dan PKS tersebut menilai, narkoba menjadi masalah serius Kota Palu.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilgub Sulteng 2020 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Calon Wali Kota Palu Aristan dua kali meninggikan nada suaranya saat mengikuti debat publik atau debat kandidat Pilwali Palu 2020.

Sekali di detik-detik terakhir penjelasannya terkait peningkatan kasus Narkoba di Kota Palu dan saat menjawab pertanyaan dari pasangan incumbent Hidayat -Habsa Yanti Ponulele terkait pembangunan daerah.

Pasangan yang diusung Nasdem dan PKS tersebut menilai, Narkoba menjadi masalah serius Kota Palu.

"Pendekatan represi hukum sudah gagal hari ini, buang ongkos. Olehnya kita menciptakan ketangguhan sosial masyarakat ke depan untuk menanggulangi masalah ini, tidak ada pilihan lain kecuali melibatkan masyarakat secara tegas dalam penanggulangan Narkoba," ucapnya.

Baca juga: Satgas Tinombala Buru 2 Anak Buah Ali Kalora di Palu, Sulteng, Foto DPO Disebar di Medsos

Baca juga: Pelaku Usaha di Palu yang Abai Protokol Kesehatan Disanksi Sediakan Makan untuk Anak Yatim

Baca juga: Kunjungan ke Palu Sulteng, Doni Monardo Singgung Soal Kepatuhan Protokol Kesehatan

Dia menjanjikan periode pemerintahannya kelak akan menjadikan pemimpin sebagai tedalan dengan acara menggalakkan tes narkoba di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga sekolah-sekolah.

Selama debat berlangsung, Aristan juga bertubi-tubi mengeritik pemerintahan kota di bawah kepemimpinan Hidayat

Debat kandidat Pilwali Palu 2020 dipusatkan di Hotel Best Western Plus Coco, Jl Basuki Rahman, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, sore ini, Rabu (11/11/2020).

Kegiatan itu menghadirkan empat petarung Pilwali Palu 2020.

Keempatnya adalah Aristan-Muhammad Wahyuddin, Hadianto Rasyid-dr Reny A Lamadjido, incumbent Hidayat -Habsa Yanti Ponulele dan Imelda Liliana Muhidin-Arena JR Parampasi.(*)

Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved