Breaking News:

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Tak Mau Mengakui Kemenangan Joe Biden

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menolak mengakui kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020.

AFP
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo 

TRIBUNPALU.COM - Kandidat Presiden dari Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2020 Joe Biden dan pasangannya, Kamala Harris, telah terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Namun, kemenangan Joe Biden bukan berarti tanpa jalan yang terjal.

Ada pejabat publik AS yang menolak mengakui kemenangan Joe Biden atas Donald Trump dalam Pilpres AS 2020.

Salah satunya adalah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo.

Baca juga: Janji-janji Joe Biden terhadap Muslim Amerika dan Dunia, Pastikan Suara Muslim Didengar Pemerintah

Baca juga: WHO Berharap Dapat Bekerjasama dengan Pemerintahan Joe Biden - Kamala Harris Perangi Covid-19

Baca juga: Belum Akui Kemenangan Joe Biden, Donald Trump Disebut Akan Maju Lagi pada Pilpres AS 2024

Baca juga: Rencana Joe Biden Tangani Pandemi Covid-19 Berbasis Sains, Epidemiolog UI: Perlu Dicontoh NKRI

Pemimpin Kementerian Luar Negeri itu mengatakan pada Selasa (10/11/2020), pemerintahan Donald Trump akan berlanjut untuk kedua kalinya.

Anggota Partai Demokrat mengomentari tanggapan Mike Pompeo dengan menyebutnya sebagai "serangan tak berdasar dan berbahaya".

Mengutip CNN, Mike Pompeo ditanya apakah Kementerian Luar Negeri tengah bersiap untuk terlibat dengan tim transisi Biden, dan jika tidak, apakah penundaan dapat menimbulkan resiko bagi keamanan nasioal.

Mike Pompeo - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menolak mengakui kemenangan Joe Biden sebagai Presiden terpilih dalam Pilpres AS 2020.
Mike Pompeo - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menolak mengakui kemenangan Joe Biden sebagai Presiden terpilih dalam Pilpres AS 2020. (MANDEL NGAN / AFP)

"Dunia sedang mengamati apa yang sedang terjadi," jawab Mike Pompeo.

"Kami akan menghitung semua suara. Setelah proses selesai, mereka akan menjadi pemilih. Ada proses, konstitusi menjabarkannya dengan cukup jelas," tutur Mike Pompeo.

Pernyataan Ambigu Mike Pompeo

Pernyataan Mike Pompeo disebut cukup ambigu, terutama ketika kekhawatiran tentang masa transisi kekuasaan antara Donald Trump ke Joe Biden.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved