Breaking News:

Barack Obama Kritik Donald Trump dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di AS: Tidak Terorganisir

Terkait penanganan Covid-19 di negaranya, Barack Obama melontarkan kritikan tajam terhadap Presiden AS ke-45, Donald Trump.

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari | Editor: Lita Andari Susanti
Instagram/barackobama
Presiden Amerika Serikat yang ke-44, Barack Obama. 

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona penyebab penyakit Covid-19 masih terus merebak di berbagai negara di seluruh dunia.

Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus infeksi Covid-19 dan kematian terbanyak secara global.

Dikutip dari situs worldometers.info, per Kamis (26/11/2020) pukul 09:12 GMT atau 16:12 WIB, jumlah kasus Covid-19 di Amerika Serikat tercatat sebanyak 13.139.882.

Sementara, angka kematian berjumlah 268.262 dan angka kesembuhan tercatat 7.808.059.

Angka kasus yang begitu besar sekaligus longgarnya kebijakan pemerintah AS dalam menekan penularan virus corona Covid-19 mendapat sorotan sekaligus kritikan dari berbagai pihak.

Tak terkecuali oleh Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama.

Terkait penanganan Covid-19 di negaranya, Barack Obama melontarkan kritikan tajam terhadap Presiden AS ke-45, Donald Trump.

Hal tersebut diketahui dari sebuah wawancara di "The Late Show with Stephen Colbert" pada Selasa (24/11/2020) waktu setempat.

Dalam wawancara itu, Barack Obama mengatakan kepada Stephen Colbert, respon penanganan pandemi Covid-19 di bawah administrasi pemerintahan Donald Trump sangat tidak terorganisir.

Selain itu, menurut Barack Obama, jika pemerintah AS "melakukan tugasnya" sejak awal pandemi, "tak diragukan lagi, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa, dan ironisnya, kondisi perekonomian akan lebih baik."

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved