Breaking News:

Kasus Infeksi Covid-19 di Depok Melonjak Drastis, Persediaan Alat Tes Swab Menipis

"Habis sih belum, tapi menipis. Makanya kami sedang mengajukan kembali awal pekan ini kepada Kementerian Kesehatan,"

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
thejournalofmhealth.com
ILUSTRASI tes swab Covid-19. 

TRIBUNPALU.COM - Kenaikan pesat kasus Covid-19 di Depok, Jawa Barat, disebabkan oleh penularan yang makin tinggi serta diklaim karena tes yang juga mulai gencar.

Imbasnya, persediaan alat tes swab PCR di Depok disebut mulai menipis belakangan ini.

"Habis sih belum, tapi menipis. Makanya kami sedang mengajukan kembali awal pekan ini kepada Kementerian Kesehatan," ujar Pejabat sementara Wali Kota Depok Dedi Supandi kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

"Kekurangannya lumayan," tambahnya singkat ketika ditanya jumlah kebutuhan tambahan alat tes swab di Depok.

Baca juga: Benda Langit 2020 SO Bergerak Mendekati Bumi, Rupanya Bukan Asteroid, Lantas Apa?

Baca juga: Update Virus Corona di Indonesia per 1 Desember: Ada 5.092 Kasus Baru, Total 72.015 Kasus Aktif

Baca juga: Istana Puji Anies Baswedan hingga Said Aqil Siradj, Minta Pejabat Positif Covid-19 Terbuka ke Publik

Baca juga: Anies Baswedan Positif Covid-19, Moeldoko Tetap Yakin Roda Pemerintahan DKI Jakarta Berjalan Baik

Sebagai informasi, kasus Covid-19 yang ditemukan di Depok per harinya selalu di atas 100 kasus baru sejak pekan kedua November.

Hal ini menyebabkan kasus infeksi virus SARS-CoV-2 yang sempat melandai pada Oktober, kembali meningkat pesat hingga sekarang.

Hingga data terbaru kemarin, Kota Depok masih mencatatkan diri sebagai kota dengan laporan kasus positif Covid-19 tertinggi di Jawa Barat, yakni total 10.630 kasus.

Dari jumlah tersebut, 2.157 di antaranya masih dirawat saat ini. Jumlah pasien/kasus aktif Covid-19 saat ini terbanyak yang pernah dilaporkan Depok sepanjang pandemi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19"
Penulis : Vitorio Mantalean

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved