Breaking News:

Duduk Perkara Masalah Harta Lina Jubaedah, Ini Kata Kuasa Hukum Teddy: Bukan Gono Gini

Pihak Teddy membuka suara seusai Sule memberikan tanggapan terkait pernyataan Teddy yang dialamatkan untuk Putri Delina.

KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Suami dari mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/1/2020) 

TRIBUNPALU.COM -  Kuasa hukum Teddy Pardiyana, Ali Nurdin, menjelaskan kronologi masalah harta warisan Lina Jubaedah yang sedang hangat diperbincangkan.

Pihak Teddy membuka suara seusai Sule memberikan tanggapan terkait pernyataan Teddy yang dialamatkan untuk Putri Delina.

Tampak dari tanggapan Sule, dirinya menganggap tudingan Teddy miring untuk Putri Delina.

"Sebetulnya yang menjadi ribut ini bukan gono-gini (harta), ini yang harus diluruskan, yang jadi masalah adalah bagaimana ketika salah satu seseorang itu meninggal dunia itu akan timbul namanya harta warisan, dan harta warisan ini yang harus dibagi," ujarnya dilansir dari tayangan YouTube KH Infotainment, Sabtu (12/12/2020).

Ali Nurdin menjelaskan bagaimanapun almarhum Lina Jubaedah memiliki anak yang masih kecil dan secara hukum harus mendapatkan warisan.

Klaim Harta Harta Miliknya di Warisan Lina Jubaedah Turut Digenggam Putri Delina hingga Bikin Sule Geram, Teddy Ungkit Duit Rp 500 Juta yang Jadi Haknya: Saya Kerja di Amerika 7 Tahun!
Klaim Harta Harta Miliknya di Warisan Lina Jubaedah Turut Digenggam Putri Delina hingga Bikin Sule Geram, Teddy Ungkit Duit Rp 500 Juta yang Jadi Haknya: Saya Kerja di Amerika 7 Tahun! (Kolase YouTube iNews & @ferdinan_sule)

Di mana harta peninggalan tersebut yakni dari peninggalan almarhum ibunya, dan dalam hal tersebut Teddy masuk sebagai ahli waris.

Ali menyebut harta peninggalan Lina merupakan aset-aset berupa sertifikat dan lainnya, di mana dari awal aset-aset tersebut dikuasai oleh Tedy.

"Tapi Teddy memiliki etika baik, dia tidak mempunyai niat jahat untuk menguasai barang orang lain, dia mengajak saudara Putri Delina untuk menyimpan peninggalan itu di salah satu itu bank swasta di Bandung," tuturnya.

"Tapi yang menjadi masalah tiba-tiba harta itu diambil tanpa sepengetahuannya (Teddy), saat diambil itu tidak bilang seharusnya tidak boleh, karena kedua orang ini sama-sama menjadi ahli waris almarhum," katanya.

Ali pun memberikan menyebut permasalahan tersebut sebetulnya tidak ada hubungannya dengan Sule.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved