Breaking News:

Pria Ini Dilaporkan ke Polisi karena Tembaki Kucing Liar dengan Senapan Angin hingga Tewas

pria warga Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung dilaporkan polisi karena menembak kucing liar dengan senapan angin.

TribunJakarta/Bima Putra
Ketua Indonesia Sayang Kucing Domestik (ISKD), Sani Kurniawan saat menunjukkan bukti laporan terhadap SO yang diterima SPKT Polrestro Jakarta Timur, Jumat (18/12/2020). 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Indonesia Sayang Kucing Domestik (ISKD), Sani Kurniawan melaporkan seorang pria warga Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung berinisial SO ke Satreskrim Polrestro Jakarta Timur.

Pria ini dilaporkan lantaran menganiaya hewan dan diduga menembak sejumlah kucing liar di Jalan Daksinapati Timur III menggunakan senapan angin.

Baca juga: Info BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Minggu 20 Desember di Kota Palu, Sigi hingga Banggai Kepulauan

Baca juga: Sinopsis Film Korea Countdown: Kisah Penagih Hutang Berkejaran dengan Waktu Demi Selamatkan Hidupnya

 

"Satu kucing di antaranya mati, sementara satu lainnya selamat dan sekarang masih dalam perawatan. Kejadiannya tanggal 9 Desember 2020," kata Sani di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (18/12/2020).

Merujuk keterangan warga yang melihat kejadian lalu disampaikan ke ISKD, SO menembak kucing dari lantai dua rumahnya beberapa kali.

Tiga peluru di antaranya bersarang pada bagian kaki dan dagu satu kucing yang berhasil selamat dan kini dalam perawatan oleh ISKD.

"Kalau berdasar hasil pemeriksaan dokter dan dilihat dari lintasan pelurunya. Ini tembakan pertama di bagian kaki, jadi memang mengincar melumpuhkan gerak kucing dulu," ujarnya.

Baca juga: Geram Hubungannya dengan Lesty Kejora Disebut Setingan, Rizky Billar: Lu Iri?

Baca juga: Ancam Ceraikan Adam Suseno Jika Benar Cukur Kumis, Inul Daratista: Suka Dia karena Kumisnya

Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona saat menunjukkan bukti proyektil peluru senapan angin dari satu kucing korban penembakan SO di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (18/12/2020).
Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru Tona saat menunjukkan bukti proyektil peluru senapan angin dari satu kucing korban penembakan SO di Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (18/12/2020). (TribunJakarta/Bima Putra)

Masih berdasar keterangan warga, termasuk tetangga SO, Sani menuturkan sepanjang tahun 2020 pelaku sudah beberapa kali berbuat serupa.

Menurutnya warga di sekitar rumah SO sudah mencoba melaporkan kasus ke ketua RT/RW setempat agar pelaku ditegur, namun upaya gagal.

"Sudah ada enam kucing yang mati ditembak pelaku. Pelaku ini seorang pengusaha, makannya kita enggak mau mediasi. Langsung bikin laporan, karena pelaku ini dari kalangan berpendidikan," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved