Natal 2020

Menag Yaqut: Selamat Natal, Marilah Kita Rayakan dengan Penuh Kesederhanaan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2020 kepada segenap umat Kristiani di Tanah Air.

YouTube Kementerian Agama
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2020 kepada segenap umat Kristiani di Tanah Air.

Hal itu disampaikan melalui sebuah video singkat yang dibagikan oleh Kementerian Agama melalui kanal YouTube resminya pada Kamis (24/12/2020).

"Atas nama pemerintah maupun sebagai pribadi, saya mengucapkan salam dan selamat merayakan Natal 25 Desember 2020 kepada segenap umat Kristiani di Indonesia," kata Menag.

Menteri yang baru saja dilantik pada Rabu (23/12/2020) kemarin tersebut menuturkan, perayaan Natal kali ini harus digelar dengpun penuh kesederhaan lantaran adanya pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, krisis kesehatan akibat adanya pandemi Covid-19 masih melanda berbagai negara termasuk Indonesia.

Hingga kini, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus di Tanah Air telah mencapai angka 692 ribu dengan 108 ribu kasus aktif.

Sementara itu, Menag Yaqut mengatakan perayaan Natal 2020 mengusung tema 'Mereka akan Menamakan Dia Imanuel.'

"Imanuel yang artinya Tuhan beserta kita, keyakinan Umat Kristiani itu punya makna bahwa dalam masa-masa sulit sekalipun, penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa beserta dengan kita, memimpin dan menolong kita untuk melewati masa-masa sulit," paparnya.

Baca juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Turut Ucapkan Selamat Hari Natal 2020 Bagi Masyarakat Indonesia

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Hari Natal Bahasa Indonesia dan Inggris,Cocok Dibagikan di WhatsApp, IG, hingga FB

Menag imbau masyarakat merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan

Menteri Agama meminta agar perayaan Natal dapat digelar dengan penuh kesederhanaan.

"Marilah kita merayakan Natal dengan penuh kesederhanaan. Hindari dan jauhi perilaku-perilaku yang konsumtif dan pemborosan yang hanya akan membuat bangunan ekonomi kita rapuh," ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa pada hakikatnya perayaan Natal merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan anugerah Tuhan.

Ia juga menyampaikan pesan untuk dapat memahami makna kelahiran Yesus Kritus di momen Natal ini.

"Dalam suasana Natal ini hendaknya kita memahami makna kelahiran Yesus Kristus dengan merefleksikannya melalui perbuatan-perbuatan kebaikan, kesederhanaan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih bagi sesama," kata Menag.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved