Breaking News:

Dulu Getol Dukung Prabowo, Arief Poyuono Kini jadi 'Lawan', Ungkap Alasan Prabowo Harus Mundur

"Kita akan membahasnya (tema Gelap Terang 2020, red) bersama pendukung Presiden Joko Widodo, Arief Poyuono," katanya dikutip dari kanal YouTube Najwa

Editor: Imam Saputro
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono 

"Salah satunya Prabowo memang harus mundur," kata Arief.

Mendengar penjelasan Arief, Najwa mempertanyakan alasan kritik tersebut apakah karena dirinya sudah tidak mendapatkan posisi jabatan di partai.

"Bagaimana mau jadi ketua umum, di kongres saja saya tidak diundang mbak," beber Arief.

"Jadi bener-bener sudah jadi outsider nih Arief Poyuono," timpal Najwa.

Program Mata Najwa bertajuk Gelap Terang 2020
Program Mata Najwa bertajuk Gelap Terang 2020 (Tangkap layar kanal YouTube Najwa Shihab)

Arief selanjutnya mengaku menunggu pemecatan dari Prabowo.

Sedangkan ada sejumlah alasan dirinya meminta Menteri Pertahanan mundur.

"Pertama di media massa mendapatkan izin ekspor benur lobster orang Gerindra paling banyak. Harusnya Pak Probowo menegur."

"Ia harus bisa dong memberesi barisan partainya, dia gagal, kalau gagal ya jalan terakhir harus mundur," terang Arief.

Arief menilai seharunya Partai Gerindra malu ada seorang kadernya tersandung kasus suap.

"Apa Pak Prabowo tidak malu saat ditanya Pak Jokowi saat rapat kabinet. 'Mas Bowo piye iku, Mas Edhy kok isoh ngono?'."

"Lahkan malu mbak, kalau saya sih malu. Pak Prabowo pasti tidak bisa jawab," beber Arief.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Arief Poyuono yang Kini 'Lawan' Prabowo, Najwa Shihab: Dulu Suka jadi Tidak Suka

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved