Update Kasus Covid-19 di Sulteng: 14 Pasien Sembuh per Sabtu 26 Desember 2020
Perkembangan dan penyebaran kasus Covid-19 atau virus corona per Sabtu (26/12/2020) di Provinsi Sulawesi Tengah
Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
TRIBUNPALU.COM - Perkembangan dan penyebaran kasus Covid-19 atau virus corona per Sabtu (26/12/2020) di Provinsi Sulawesi Tengah telah dirilis.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merilis data tersebut dan disajikan di laman resmi Dinas Kesehatan Sulteng.
Hingga Sabtu pukul 12.00 WITA, ada penambahan 42 pasien Covid-19 sehingga total ada 3.012 kasus terkonfirmasi positif.
Tak hanya itu, angka kesembuhan juga bertambah, yakni sebanyak 14 pasien dinyatakan sembuh.
Sementara, ada satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia di Morowali
Baca juga: Pemerintah Susun Aturan Kewajiban Tes Covid-19 Pelaku Perjalanan di Libur Akhir Tahun
Dikutip dari dinkes.sultengprov.go.id, berikut rincian data pasien positif virus corona di Sulawesi Tengah, baik yang dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri:
- 55 pasien asal Kabupaten Banggai; 32 pasien jalani karantina mandiri, 13 pasien dirawat di RSUD Luwuk,
- 2 pasien asal Kabupaten Banggai Kepulauan jalani karantina mandiri,
- 11 pasien asal Kabupaten Donggala.
- 398 pasien asal Kabupaten Morowali; 375 pasien jalani karantina mandiri, 23 pasien dirawat di RSUD Morowali,
- 65 pasien asal Kabupaten Morowali Utara; 59 pasien jalani karantina mandiri, 6 pasien dirawat di RSUD Kolonodale,
- 27 pasien asal Kabupaten Parigi Moutong;
- 165 pasien asal Kabupaten Poso
- 11 pasien asal Kabupaten Sigi;
- 14 pasien asal Kabupaten Tojo Una-una menjalani karantina mandiri,
- 32 pasien asal Kabupaten Toli-toli;
- 377 pasien asal Kota Palu
- 1.736 pasien dinyatakan sembuh,
- 103 pasien meninggal dunia,
Follow us:
Dikutip TribunPalu.com dari dinkes.sultengprov.go.id, berikut daftar perkembangan kasus virus corona dengan berbagai status per Sabtu (26 /12/2020) pukul 12.00 Wita:
Ketua Satgas Covid-19: Penanganan Covid-19 di Sulteng Bagus, Jangan Berpuas Diri dan Terus Waspada!
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar tidak kendor dalam rangka memutus mata rantai penularan COVID-19 melalui upaya pencegahan.
Sebab, hingga saat ini tidak ada yang tahu kapan pandemi COVID-19 akan berakhir dan vaksin juga masih dalam proses.
Adapun hal tersebut sebagaimana arahan langsung dari Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, terkait penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
“Jangan kendor. Kita tidak tahu COVID-19 ini kapan akan berakhir. Vaksinnya pun masih dalam proses,” ujar Doni dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan COVID-18 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Selasa (10/11/2020).
Selanjutnya, Doni juga menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa hingga saat ini ‘vaksin terbaik’ adalah protokol kesehatan, yakni dengan menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker.
“Vaksin terbaik itu adalah protokol kesehatan,” kata Doni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-tes-swab-covid-19.jpg)