Breaking News:

20 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, Dua di Antaranya Tewas Ditembak karena Melawan

20 terduga teroris ditangkap di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bolurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, 2 di antaranya meninggal dunia

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
FOTO HANYA ILUSTRASI- Tim Densus 88 dan Gegana Polda Jabar melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Kampung Jajaway, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017). Penggeledahan siang hingga sore tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan lima orang terduga teroris pada pagi hari. 

TRIBUNPALU.COM -  20 terduga teroris ditangkap di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bolurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, 2 di antaranya meninggal dunia karena melakukan perlawanan.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengatakan, total terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Makassar sebanyak 20 orang.

Ini diungkapkan Merdisyan saat mendatangi lokasi penangkapan di Perumahan Villa Mutiara, Kelurahan Bolurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (6/1/2021) pagi.

"Sebanyak 20 orang, dua di antaranya meninggal dunia karena melakukan perlawanan dengan inisial MR daj SA," kata Merdisyam, kepada wartawan.

Ke 20 orang itu, kata Merdisyam, merupakan jaringan kelompok teror pendukung Khilafah Isis.

"Adapun keterlibatan dua orang yang meninggal, yang melakukan perlawanan tersebut. Bahwa kedua tersangka bersama jaringannya merupakan yang terpusat di Villa Mutiara merupakan jaringan JAD," ujarnya.

Lebih lanjut, Merdisyam mengatakan MR dan SA itu telah mengikuti baiat ISIS bersama ratusan orang lainnya pada 2015 silam.

"Bersama ratusan jamaah lainnya yang menyatakan baiat pada Khilafah atau ISIS pada tahun 2015 di Pondok Pesantren Al Ridho, pimpinan ustad Basri yang meninggal di Nusakambangan dalam kasus teror," bebernya.

Selain itu, kata Merdisyam, MR dan SA juga kerap melakukan kajian khusus Daulah.

"Kemudian juga melakukan kajian khusus pendukung Daulay di Villa Mutiara dan yayasan Al Ridho," terang Merdisyam.

Tidak hanya itu, keduanya beserta keluarga juga pernah bermaksud atau berupaya bergabung ISIS untuk ke Syuriah pada 2016.

"Namun berhasil dibatalkan atau digagalkan di bandara Soetta (Jakarta)," tuturnya.

Saat ini, jenazah MR dan SA sudah berada di ruang Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel. Rencananya kedua jenazah akan diautopsi. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul 20 Terduga Teroris Ditangkap di Makassar, Dua di Antaranya Ditembak Mati

Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved