Jumat, 8 Mei 2026

Kisah Pemilik Warung yang Sengaja Hapus Nama Warung Makannya di Google Maps, Alasannya Takut Ramai

Warung mi ini viral karena sang pemilik dengan sengaja menghapus nama warungnya dari Google Maps, sebab ia tak mau warungnya terlalu ramai pengunjung.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
Youtuber Nex Carlos
Nex Carlos menanyakan alasan pemilik warung untuk menghapus nama warungnya di Google Maps 

TRIBUNPALU.COM – Pada umumnya, semua pelaku bisnis kuliner ingin usahanya laris manis dan dikenal oleh banyak orang.

Bahkan kebanyakan pelaku bisnis kuliner berlomba-lomba untuk menciptakan rasa yang unik dan khas untuk menarik perhatian penikmat kuliner.

Dengan cara begitu, mereka bisa meraup keuntungan dan membuat usaha mereka berkembang pesat.

Namun berbeda dengan pemilik warung makan satu ini.

Ia justru tidak menginginkan warungnya ramai oleh pengunjung.

Oleh karena itu, ia menghapus nama warungnya dari titik lokasi di Google Maps.

Warung mi ini viral karena sang pemilik dengan sengaja menghapus nama warungnya dari Google Maps, sebab ia tak mau warungnya terlalu ramai pengunjung.

Hal tersebut terungkap saat mi Ahong didatangi Food Vlogger, Nex Carlos akhir Desember 2020.

"Tempo lalu masih ada namanya di Google Maps, tapi sekarang udah dihapus. Biar gak terlalu ramai, pusing. Ya buat apa juga ramai, sudah tua, yang penting cukup aja," ujar sang pemilik warung, Ahong dikutip dari video Nex Carlos berjudul 'Dihapus dari Google Karena Takut Ramai!!!' yang tayang 29 Desember 2020.

“Disana udah 25 tahun, disini udah 15 tahun. Itu udah 40 tahun, berarti udah legend banget ini ya. Tapi saya cari ini di Google susah dicari,” tambah Nex.

“Iya ga ada (Google Maps) , tempo hari ada tapi di hapus lagi,” jawab Ahong.

“Kok di hapus?” tanya Nex.

“Biar ga terlalu ramai, pusing,” jawab Ahong.

“Kalau orang kan pengennya ramai,” timpal Nex.

“Rame juga buat apa? Secukupnya aja kan udah tua,” balas Ahong.

Mie Ayam A Hong menjual berbagai chinnese food halal
Mie A Hong menjual berbagai chinnese food halal (Youtuber Nex Carlos)

Warung Mie A Hong ini berada di jalan Ende 7-23, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tepatnya di belakang gedung BCA Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Di bagian depan warung terdapat tulisan ‘Mie A Hong’ dengan warna merah.

Warung ini bisa dikatakan legendaris karena didirikan oleh Ahong kurang lebih sudah 40 tahun yang lalu.

Menu yang ditawarkan juga beragam tidak hanya mie ayam saja.

Ada mie ayam, kwetiaw, nasi goreng, hingga capcay.

Warung makan ini menyajikan chinnese food  yang semua makanannya halal.

Nex Carlos sedang makan mie ayam di Mie A Hong Tanjung Priok
Nex Carlos sedang makan mie ayam di Mie A Hong Tanjung Priok (Tangkapan layar Youtube Nex Carlos)

Harga yang ditawarkan juga terjangkau kisaran Rp 16.000 hingga Rp 28.000.

Salah satu menu andalannya adalah mie ayam yang dibanderol dengan harga Rp 16.000.

Seporsi mie ayam disajikan dengan potongan jamur dan daging ayam serta ditambah kuah gurih yang diberi daun bawang dan tongcai (sawi asin).

Selain itu, ada juga kwetiaw goreng yang dilengkapi dengan bakso, daging ayam, dan sawi.

Kwetiaw disajikan sedikit basah dan rasa lada yang kuat.

Warung Mie A Hong buka mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB.

Kisah pemilik warung makan yang menghapus namanya dari Google Maps itu pun langsung menjadi viral karena telah dibagikan lewat kanal Youtube Nex Carlos.

“Gokil… si Bapak bener-bener nikmatin hidup banget kayanya, sampe ngomong ‘Yang penting secukupnya aja, kan udah tua’,” ujar salah satu komentar netizen di kanal Youtube Nex Carlos.

"Saya suka komen Om Ahong di awal, kenapa dia hapus di Google, ketika jiwa merasa cukup, maka itulah kekayaan," tulis netizen lainnya di kanal Youtube Nex Carlos.

(TribunPalu / Nuri Dwi)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved