Breaking News:

Longsor di Sumedang

Fakta-Fakta Longsor Sumedang: 13 Orang Meninggal Dunia Termasuk Danramil Kecamatan Cimanggung

Proses pencarian korban tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus dilakukan.

BPBD Kabupaten Sumedang
Longsor susulan terjadi pada saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama. 

TRIBUNPALU.COM - Proses pencarian korban tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus dilakukan.

Menurut data sementara, masih ada 27 warga yang belum ditemukan, sebagaimana diwartakan TribunJabar.com pada Senin (11/1/2021).

Kronologi: longsor terjadi pada Sabtu sore

Melansir dari pernyataan tertulis BNPB, musibah tanah longsor terjadi di Cihanjuang pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Tepatnya longsor pertama terjadi pada pukul 16.00 WIB yang dipicu oleh curah hujan tinggi dan kondisi tanah tidak stabil.

Berikutnya, terjadi longsor susulan pada pukul 19.30 WIB.

Kala itu petugas tengah melakukan evakuasi korban di area longsoran pertama.

Baca juga: Kisah Ukar, Kakek 80 Tahun yang Lolos dari Maut Meski Tertimbun Longsor di Sumedang Selama 5 Jam

13 orang dilaporkan tewas termasuk Danramil

Pencarian korban tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021) malam. Tanah longsor susulan membuat tiga petugas gugur.
Pencarian korban tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021) malam. Tanah longsor susulan membuat tiga petugas gugur. (TribunJabar.id/istimewa)

Akibat bencana tersebut, sebanyak 13 orang dilaporkan meninggal dunia.

Menurut Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah, sebagian korban meninggal ditemukan di ujung batas longsoran.

Halaman
123
Penulis: Clarissa Fauzany Priastuti
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved