Breaking News:

Pelayanan Jasa Raharja Sulteng

Jasa Raharja Sulteng Serahkan Rp25 Miliar Santunan Korban Kecelakaan Sepanjang 2020

Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan Rp25 miliar santunan bagi korban kecelakaan angkutan umum dan kecelakaan lalulintas

handover
Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan Rp25 miliar santunan bagi korban kecelakaan angkutan umum dan kecelakaan lalulintas jalan sepanjang tahun 2020. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan Rp25 miliar santunan bagi korban kecelakaan angkutan umum dan kecelakaan lalulintas jalan sepanjang tahun 2020.

Nilai ini mengalami penurunan sebesar 28,74 % dibanding periode yang sama 2019.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah Suryadi menjelaskan, pihaknya berupaya mengoptimalkan daya serap (absorb) kepada seluruh korban kecelakaan yang tercatat dalam laporan kejadian kecelakaan dari instansi yang berwenang.

Dengan penanganan yang mudah, cepat dan tepat melalui sinergi yang dijalin untuk kemudahan dan kecepatan pelayanan santunan, seperti sinergi dengan BPJS Kesehatan, Korlantas Polri, Ditjen Dukcapil dan Perbankan.

Baca juga: Ditetapkan jadi Tersangka, MYD Mengaku Jalin Komunikasi dengan Gisel, Saling Beri Support hingga Doa

Baca juga: Berbuntut Panjang, Polisi Meminta Klarifikasi Raffi Ahmad soal Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Baca juga: Dipindah ke Rutan Salemba, Rizieq Shihab dalam Kondisi Sehat: Stop Kegaduhan, Bangun Kedamaian

“Dengan demikian masyarakat hanya perlu melaporkan kecelakaan kepada kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja,” ujar Suryadi melalui rilisnya, Kamis (14/1/2021).

Dia menambahkan, di usia ke 60 tahun, Jasa Raharja yang tergabung dalam group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tidak mengurangi tanggung jawab dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak.

Pandemi Covid-19 yang melanda semenjak triwulan I tahun 2020, memicu Jasa Raharja untuk menerapkan proses bisnis yang lebih efisien dan mengandalkan HighTech.

“Ke depan dalam upaya meneliti dan mengendalikan klaim biaya rawatan korban luka akibat kecelakaan dilakukan melalui kerja sama dengan Third Party Administrator, tentunya upaya efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Suryadi.

Dia memaparkan, Jasa Raharja telah bekerja sama dengan 22 rumah sakit sehingga apabila ada korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalulintas jalan yang terjamin Jasa Raharja, maka petugas Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan biaya perawatan sampai dengan batas maksimal Rp20 juta kepada rumah sakit tempat korban dirawat.

Baca Juga Berita Update Kami di Facebook:

“Jadi tidak seperti dulu lagi, penggantian biaya rawatan rumah sakit tidak lagi diberikan setelah korban selesai berobat dan menyerahkan kuitansi perawatan dari rumah sakit,” ucap Suryadi.

Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat.

Hal itu dibuktikan dengan proses penyerahan santunan kepada korban maupun ahli waris paling lambat dua hari.

“Lebih dari 85 persen korban meninggal dunia di tempat kejadian dapat diserahkan santunannya kurang dari 2 hari, sehingga apabila di rata rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 15 jam,” terang Suryadi menambahkan.(*)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved