Breaking News:

Gempa Majene

Bantuan Tenda Terbatas, Warga Desa Maliaya Kabupaten Majene Terpaksa Mengungsi di Bawah Kandang Ayam

Sebagian warga korban gempa di Kabupaten Majene terpaksa harus mengungsi di kandang ayam pascagempa Majene.

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
FOTO ILISTRASI - Rentetan gempa yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) sejak Kamis (14/1/2021) hingga Jumat (15/1/21) hari ini, mengakibatkan puluhan rumah rusak 

Pengungsi korban gempa 6,2 SR di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) masih membutuhkan bantuan.

Bantuan berupa tenda, beras, air mineral hingga kebutuhan bayi yang tinggal di posko pengungsian belum merata.

"Sekarang bantuan sudah masuk, tetapi belum merata," ungkap Masri saat dihubungi secara langsung.

Menurut keterangannya, hal ini dikarenakan bantuan datang secara bertahap.

Pihaknya mengatakan bantuan datang dimuat dalam satu mobil, dan akan dibagikan sesuai kebutuhan desa serta kelurahan.

Hal ini dikarenakan jumlahnya terbatas dan bantuan datang secara bertahap.

Menurut keterangannya bantuan didapat bukan hanya dari pemerintah saja, namun juga dari masyarakat luar desa.

Bantuan yang diberikan pun beragam jenisnya.

"Bantuan yang kami terima beras, mie, air mineral, kebutuhan balita, obat-obatan dan pakaian,"

Masri menjelaskan, sembari menunggu bantuan datang, ia menghubungi teman, mahasiswa, rekan kerja, kemudian media sosial untuk mendapatkan tambahan bantuan yang bisa di distribusikan kepada para warga.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved