Breaking News:

Korban Gempa Majene Terpaksa Bongkar Tenda Pengungsian karena Pemilik Tanah Marah Tanamannya Rusak

Korban gempa di Majene terpaksa membongkar tenda karena diusir oleh pemilik tanah.

TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN BASRI
Ilustrasi - Kondisi tenda pengungsian korban gempa Sulbar 

TRIBUNPALU.COM - Nasib pilu harus dialami oleh salah seorang pengungsi korban gempa di Majene.

Pasalnya korban gempa ini terpaksa harus membongkar paksa tendanya.

Hal tersebut ia lakukan karena diusir oleh pemilik tanah tempat ia mendirikan tenda.

Pemilik tanah melarang lokasi tanahnya ditempati para pengungsi karena tanaman miliknya akan rusak atau mati.

Pengusiran ini terungkap setelah viral di media sosial dan menjadi perbicangan waganet.

Pemilik akun mengunggah foto pengungsi yang sedang membongkar tenda.

"Yang sabar keluargaku di Somba. Terpaksa todri pindah karena nausir yang punya tanah. Padahal untuk sementaraji ditempati kasian. Napasalama tau puang Lina ahera, " tulis pemilik akun FB.

Sementara Idris, seorang pengungsi di Kecamatan Somba, Majene membenarkan kejadian itu.

"Tidak diusir pak, hanya marah yang  punya tanah karena tanamannya yang punya tanah ada disitu, " Kata Idris.

Tenda yang sudah terpasang pun langsung dibongkar oleh Idris bersama keluarga nya. kemudian mencari lokasi tidak jauh dari tempat itu.

Halaman
12
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved