Breaking News:

Palu Hari Ini

Rektor Untad Pastikan Tak Ada Perpanjangan Waktu Pembayaran UKT, 7.346 Mahasiswa Harus Cuti

Rektor Universitas Tadulako alias Untad Palu Prof Mahfudz, memastikan tidak ada perpanjangan waktu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
Handover/facebook
Rektor Untad Prof Mahfudz 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Rektor Universitas Tadulako alias Untad Palu Prof Mahfudz, memastikan tidak ada perpanjangan waktu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester genap tahun 2020/2021. 

"Masa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) itu sampai 5 Februari 2021. Itu pun sudah diperpanjang. Karena waktunya itu dua bulan, 1 Desember 2020 sampai 31 Januari 2021," kata Prof Mahfudz kepada TribunPalu.com, Rabu (10/2/2021) sore.

Ia menilai, pihaknya telah memberikan cukup waktu kepada Mahasiswa untuk membayar UKT.

"Waktu itu sudah sangat cukup, namun tidak dimanfaatkan. Mahasiswa kadang menunda-nunda. Mereka selalu pikir akan diperpanjang," jelas Prof Mahfudz

"Cuti ini adalah solusi terakhir dan sudah menjadi bagian dalam sistem akademik," ujarnya menambahkan.

Mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT), Prof Mahfudz juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 762/UN28/KU/2021 tentang Keringanan UKT.

Regulasi itu ditujukan ke mahasiswa dengan program tugas akhir.

Melalui SE tersebut, Untad akan mengenakan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) normal bagi mahasiswa yang belum menyelesaikan studinya.

Aturan dibuat karena terdapat mahasiswa yang mendapatkan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi tidak memanfaatkannya untuk menyelesaikan studi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved