Breaking News:

Kabupaten Sigi

Soal Bantuan Dari Jokowi, DPRD Sigi Desak Para Kades Transparan Dalam Penetapan Data Penerima

Soal BLT tak transparan, DPRD Sigi panggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sigi.

handover
DPRD Sigi panggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sigi soal transparansi BLT 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, SIGI - DPRD Sigi panggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sigi.

Pemanggilan itu terkait transparansi dalam pendataan dan penyaluran bantuan dari Joko Widodo berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Ketua Komisi I DPRD Sigi, Imran Latjedi menyebutkan dirinya mendapatkan laporan dari sejumlah masyarakat tentang adanya nama penerima digantikan orang lain.

Mantan Kepada Desa Lolu itu mengungkapkan hal ini terjadi sebab Pemerintah Desa tak transparan soal data penerima BLT kepada Dinas PMD.

Update Covid-19 Sulteng Kamis 11 Februari 2021: 6 Kasus Kematian di Poso, Total 2.469 Pasien Dirawat

Viral Video Detik-detik Warga Terobos Banjir Sambil Usung Keranda Mayat, Ini Cerita di Baliknya

Politeknik akan Berdiri di Parimo, Samsurizal: Bukan Milik Saya, Tapi Milik Masyarakat Parimo

Seharusnya mekanisme calon penerima bantuan Jokowi tersebut harus melalui Musyawarah Desa, namun beberapa Desa di Sigi tak melakukan hal itu.

Dirinya menjelaskan penetapan nama penerima BLT harus dimusyawarahkan dan ditetapkan dalam peraturan Kepala Desa.

"Banyak masyarakat namanya sudah masuk penerima BLT, tapi tanpa sepengetahuan namanya dihapus dan digantikan orang lain," ungkap Ketua Komisi I DPRD Sigi Kamis (11/2/2021) malam.

Anggota Fraksi Nasdem itu juga mendorong Dinas PMD terus melakukan pengawasan terhadap para Kades, sehingga lebih transparan dalam penetapan data penerima bantuan Jokowi tersebut.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa telah tersalur 100 persen kepada warga desa yang terkena dampak Covid-19.

Ini Fungsi Alat Donor Plasma Darah Pertama untuk Pasien Covid-19 di Sulteng

Viral Petugas Berkaraoke saat Korban Banjir Minta Bantuan Beras, Dinsos Pekalongan: Butuh Refreshing

Fraksi PKS DPRD Palu: Penanganan Covid-19 Lebih Penting Daripada SKB 3 Menteri

BLT Dana Desa adalah dana bantuan yang disalurkan kepada warga desa yang terkena dampak pandemi Covid-19, baik secara kesehatan maupun ekonomi.

Berdasarkan data Kemendes PDTT per 22 Oktober 2020, BLT Dana Desa telah disalurkan kepada 7.997.269 keluarga penerima manfaat (KPM) di 74.184 desa dari total 74.957 desa di seluruh Indonesia.

Warga terdampak pandemi Covid-19 adalah tidak hanya mereka yang terdampak secara kesehatan, melainkan juga secara ekonomi.(*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved