Bacaan Niat dan Doa Puasa Rajab, Dilakukan Mulai Sabtu 13 Februari 2021, Simak 6 Keutamaannya

Bacaan niat puasa Rajab dan doanya, berbahasa Arab dan Indonesia disertai arti, simak pula doa menyambut Bulan Rajab seperti doa  yang dibaca Nabi

Penulis: Imam Saputro | Editor: Imam Saputro
connector.ae
Ilustrasi Puasa 

TRIBUNPALU.COM - Bacaan niat puasa Rajab dan doanya, berbahasa Arab dan Indonesia disertai arti, simak pula doa menyambut Bulan Rajab seperti doa  yang dibaca Rasulullah SAW.

Selain memperbanyak puasa, di Bulan Rajab juga dianjurkan untuk perbanyak embca doa.

Setiap akan memasuki Rajab, Rasulullah SAW selalu membaca doa untuk menyambut bulan mulia ini.

Tahun ini, bulan Rajab dimulai Sabtu (13/2/2021), besok.

Bulan Rajab termasuk salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan selain Dzulqqidah, Dzulhijjah dan Muharram.

Bacaaan Niat Puasa Senin Kamis Bahasa Arabnya dan Indonesia, Ada Banyak Manfaat yang Menjalankan

Dikutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa sunah pada bulan-bulan mulia.

Seperti dalam sabda Rasulullah SAW berikut ini:

"Berpuasalah bulan-bulan mulia, yaitu Rajab, Zulqa'dah, Zulhijah dan Muharram, dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bulan bulan-bulan mulia dan tinggalkanlah, berpuasalah dari bula-bulan mulia dan tinggalkanlah."

Rasulullah SAW bersabda dengan menunjukkan tiga buah jari-jarinya lalu mengumpulkannya dan kemudian membukanya, maksudnya tiga hari puasa lalu tiga hari tidak dan demikian seterusnya. (HR. Abu Daud).

Niat Puasa Bulan Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.

Lantas, bagaimana keutamaan menjalankan ibadah puasa di bulan Rajab?

Berikut enam keutamaan puasa bulan Rajab, dikutip dari kudus.kemenag.go.id:

1. Melaksanakan puasa sebulan

Rasulullah SAW bersabda:

Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan apabila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya.” (HR. At-Thabrani)

2. Mencatat amalnya selama 60 bulan

Muhammadiyah Umumkan 1 Ramadan 1442 Jatuh Pada Selasa, 13 April 2021, Idul Fitri Kamis 13 Mei 2021

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan.” (Abu Hurairah)

3. Apabila puasa selama 7 hari pada bulan Rajab maka akan menutup pintu neraka baginya.

4. Apabila puasa selama 8 hari pada bulan Rajab akan membuka 8 pintu surga untuknya.

5. Apabila puasa selama 10 hari pada bulan Rajab maka akan menghapus dosa dosanya dan diganti dengan kebaikan .

6. Apabila puasa sehari pada bulan Rajab maka akan mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab di surga. Rasanya manis melebihi madu.

Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut."

Berikut ini doa menyambut bulan Rajab yang dibaca Rasulullah SAW, dilansir Surya.co.id:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadlânâ

Artinya: Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.

Seperti diketahui, Rajab merupakan bulan istimewa, dimana umat Muslim bisa melakukan amalan-amalan baik untuk menambah pahala.

Satu diantaranya adalah melaksanakan ibadah puasa Rajab.

“Kita disunahkan untuk memperbanyak puasa di bulan Rajab seperti halnya kita juga disunahkan untuk memperbanyak puasa di tiga bulan haram yang lain, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram,” terang Ustaz Sukardi, Jumat (6/3/2020), dikutip Tribunnews dari sumbar.kemenag.go.id.

Puasa saat bulan Rajab, sebagaimana bulan mulia lainnya, diriwayatkan dalam hadis berikut ini:

Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia).” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Bacaan Sholawat Ya Robbi Sholli Ala Muhammad Sholawat Berzanji dan Terjemahannya

Peristiwa Penting Selama Bulan Rajab

Mengutip dki.kemenag.go.id dan sumbar.kemenag.go.id, terdapat peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama bulan Rajab, diantaranya adalah:

1. Sayyidah Aminah binti Wahb mengandung janin yang kelak diberi nama Muhammad.

2. Terjadi peristiwa Isra Miraj, tepatnya pada 27 Rajab, dimana turun perintah agar umat Muslim melaksanakan salat lima waktu.

“Maksud dan tujuan Isra dan Miraj adalah memuliakan Rasulullah."

"Memperlihatkan kepadanya beberapa keajaiban dan tanda kekuasaan Allah dan menerima perintah salat di tempat yang sangat mulia,” terang Ustaz Sukardi.

Berikut tiga keistimewaan bulan Rajab yang dikutip Tribunnewscom:

1. Bulan Rajab adalah Bulan Haram

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan yang diharamkan.

Dengan kata lain, bulan Rajab merupakan bulan yang istimewa dan berbeda dari bulan-bulan lainnya.

Allah Ta’ala telah berfirman:

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.

Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS At Taubah [9] : 36).

Maksud bulan haram dalam ayat tersebut adalah bulan haram (suci) yang terdiri dari bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Sebagaimana yang disebutkan oleh sabda Rasulullah SAW , "Zaman (masa) terus berjalan dari sejak awal penciptaan langit dan bumi."

"Satu tahun ada dua belas bulan di antaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan, yaitu Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah dan al-Muharam serta Rajab yang berada antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban." (HR. Al Bukhari).

Sehingga arti bulan haram adalah haram untuk saling menyakiti dan saling menumpahkan darah bahkan saling menyebar fitnah (hoaks).

Kecuali memang jika pihak dari musuh dahulu yang pertama kali melakukannya, maka kita diperbolehkan untuk melawan serta bertahan bahkan di perbolehkan untuk membalasnya.

Selain itu, bulan Rajab juga harus bersih dari perbuatan dosa karena dosa saat itu jauh lebih besar.

Pahala ketika beramal shaleh di bulan itu jauh lebih besar daripada bulan yang lain, kecuali bulan Ramadhan.

Dari kutipan Ibnu Abbas, Ibnu Katsir menulis, "Sesungguhnya mengerjakan perbuatan dzalim di bulan-bulan haram, maka dosa dan sanksinya jauh lebih besar dibandingkan melakukan perbuatan dzalim di bulan-bulan yang lain."

Bacaan Niat Puasa Qadha & Golongan Orang yang Wajib Bayar Utang Puasa Ramadhan, Dilengkapi Doa Buka

2. Bulan yang Dekat dengan Ramadhan

Bulan Rajab dengan bulan Ramadhan.

Kedua ini hanya terpisah oleh satu bulan yaitu bulan Sya'ban.

Para ulama yang wara' juga banyak yang mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan semenjak bulan Rajab.

Hal ini telah diabadikan dalam doa ketika masuk bulan Rajab yang sudah banyak kita ketahui.

"Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan." (HR Ahmad).

Namun hadist ini dikatakan dho’if (lemah) oleh Ibnu Rajab dalam Lathoif Ma’arif (218), Syaikh Al Albani dalam tahqiq Misykatul Mashobih (1369), dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam takhrij Musnad Imam Ahmad.

3. Bulan Rajab adalah Bulannya Isra Mi'raj

Bulan Rajab selalu diingat oleh umat Islam karena di dalamnya terdapat peristiwa Isra Mi'raj.

Isra Miraj adalah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan rohani Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa isra Mi’raj juga menjadi jembatan perintah shalat secara langsung dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW.

Jika perintah lainnya hanya melalui malaikat Jibril, maka perintah shalat langsung Allah tunjukkan kepada Rasulullah.

Hal ini sebagai bukti, shalat merupakan ibadah yang istimewa dan lebih diutamakan.

(TribunPalu.com/Tribunnews.com/Surya.id)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved