Breaking News:

Sulteng Hari Ini

BPBD Donggala Kerahkan 2 Alat Berat Bersihkan Longsor Walandano

BPBD Donggala mengupayakan jalan penghubung Desa Walandano dan Malei bisa dilalui kendaraan hari ini.

handover
Alat berat membersihkan material longsor di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (14/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Longsor di Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu menyebabkan material menutup jalan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Donggala Akris Fattah pun menurunkan dua alat berat untuk membersihkan material longsor di Desa Walandano.

Akris Fattah menyebutkan, pembersihan material longsor berlangsung sejak Sabtu (13/2/2021).

Awalnya alat berat hanya satu yaitu jenis loader.

Baca juga: VIDEO: Longsor Tutup Jalan Desa Walandano Donggala

Baca juga: Sering Longsor, BPBD Akan Perbaiki Ruas Jalan Rusak di Desa Walandano Donggala

Baca juga: Pihak Eksekutif Tak Hadiri Undangan RDP, Anggota DPRD Donggala Merasa Disepelekan

Namun kondisi material longsor begitu banyak sehingga dikerahkan alat berat jenis ekscavator.

"Karena longsornya cukup banyak dan tinggi, insyaallah hari ini (Minggu, red) satu alat berat jenis excavator akan ikut membantu," ujar Akris Fattah, Minggu (14/2/2021) sore.

BPBD Donggala mengupayakan jalan penghubung Desa Walandano dan Malei bisa dilalui kendaraan hari ini.

Update juga berita TribunPalu.com di Instagram:

Rencananya setelah pembersihan bakal dilanjutkan dengan pekerjaan pembenahan lanjutan sekitar longsor tersebut.

"Saat ini targetnya jalan terbuka dulu," tutur Akris Fattah.

Sebelumnya, Longsor menerjang ruang jalan menuju Desa Walandano, Kecamatan Balaesang Tanjung, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (9/2/2021).

Akibatnya, jalan ke sejumlah desa di Kecamatan Balaesang Tanjung tertutup dan warga terisolir.

Material batu dan tanah longsor bukit di samping jalan memenuhi badan jalan di desa tersebut.

Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas.(*)

Penulis: Moh Salam
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved