Breaking News:

Parigi Moutong

BMKG Sebut Angin Kencang Terjadi Di Parimo Berasal Dari Awan Konvektif

BMKG Mutiara Kelas II Palu menyebutkan, badai di Kabupaten Parigi Moutong dikenal dengan istilah Gusty yang berasal dari awan konvektif.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Muh Ruliansyah
handover
Salah satu rumah warga yang diterjang angin kencang di Kabupaten Parigi Moutong 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Badan Metreologi Kritomologi dan Geofisika (BMKG) Mutiara Kelas II Palu menyebutkan, badai yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong dikenal dengan istilah Gusty atau angin kencang yang berasal dari awan konvektif.

"Angin kencang di Parimo berasal dari awan konvektif," ujar Wakil Manajemen Mutu (WMM) terkait Quality Control di Operasional BMKG Stament Mutiara Palu Affan N Dihasya.

Untuk angin Puting beliung identik dengan bentuknya seperti sekrup sehingga punya kemiripan.

"Angin kencang seperti ini biasanya kami kenal dengam istilah Gusty. Angin kencang yang berasal dari Awan Konvektif," ujarnya. Senin (15/2/21).

Sementara itu hari ini Dinas Sosial (Dinsos) Parigi Moutong (Parimo) bantu korban Angin Puting Beliung di Desa Parigimpu'u Kecamatan Parigi Barat.

Bantuan diberikan berupa keperluan mendesak seperti terpal, selimut dan matrax.

"Tagana Dinsos bantu hari ini korban di Parigimpu'u,"kata Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong Ariesto SPd MAP.

Kata Ariesto, dirinya telah memerintahkan seluruh Tagana untuk mendata kerugian yang dikibatkan oleh angin puting beliuang.

"Mulai hari ini saya perintahkan semua Tagana untuk mendata kerugian diakibatkan oleh angin kencang di Parimo," jelas Ariesto.

Baca juga: Porsi Pembiayaan Perbankan Syariah ke UMKM Sulawesi Tengah Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Baca juga: Kemenkes Putuskan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil Ditunda: kalau Ibu Menyusui Layak Diberikan

Baca juga: Mengaku Khawatir Jika Harus Ditahan karena Kasus Video Syur, Gisella Anastasia: Terus Berdoa

Lanjut Ariesto, sesuai data yang ia terima, salah satu rumah korban angin kencang di Parigimpu'u dihuni sebanyak 6 orang yaitu 5 orang perempuan, 1 orang laki laki dan didalamnya ada Lanjut Usia (Lansia).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved