Breaking News:

Selamat Datang Wali Kota Baru

Menunggu Keputusan MK, Pelantikan Hadianto-Reny Ditunda

Pemerintah Kota Palu hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengeketa pemilihan Wali Kota 2020.

Penulis: Moh Salam | Editor: Kristina Natalia
handover/alkhairaat
Foto pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid dan dr Renny Lamadjido 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALI.COM, PALU - Pelantikan Wali Kota Palu dan Wakil Wali Kota Palu Hadianto Rasyid - dr Reny A  Lamadjido ditunda.

Pemerintah Kota Palu hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengeketa pemilihan Wali Kota 2020.

Kabag Humas Pemerintah Kota Palu, Goenawan menuturkan belum mendapatkan informasi resmi dari pemerintah daerah terkait jadwal pelantikan pasangan Hadianto-Reny sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu terpilih.

"Belum ada informasi, kami masih menunggu dari pemerintah provinsi, karena wali kota itu dilantik gubernur," ungkap Goenawan Senin (15/2/2021).

Baca juga: Website BKD Sulteng Tidak Bisa Diakses, Ada Apa?

Baca juga: Pria Gantung Diri di Jl Veteran Palu Ternyata Pensiunan PNS, Begini Kronologis Penemuannya

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Sulteng Dipercepat, Menkes Minta Pemda Jamin Keselamatan Selama Penyuntikan

Mantan Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Palu itu pun mengatakan selain menunggu jadwal, pelantikan masih menunggu putusan sengketa pemilihan wali kota.

"Kami juga masih menunggu, karena belum ada putusan MK", katanya.

Sebelumnya pasangan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu Hidayat dan Habsa Yanti Ponulele , mengajukan permohonan Perselisihan Hasil (PHP) ke Mahkamah Konstitusi.

Registrasi PHP tersebut tercatat dengan registrasi perkara nomor 94/PHP.KOT X1X/2021.

Sementara itu,  Peraturan Presiden (Perpres) nomor 167 tahun 2014 tentang tata cara pelantikan Gubernur, Bupati dan WaliKota.

Dalam Bab II Pasal 4 disebutkan Pejabat yang melantik Bupati dan Walikota adalah Gubernur.

Jika Gubernur berhalangan maka dilaksanakan oleh Wakil Gubernur.

Kemudian dalam Pasal 5 pun disebutkan Pelantikan Bupati atau Walikota dilaksanakan dengan mengundang pimpinan DPRD Kabupaten/Kota. (*)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved