Breaking News:

Parigi Moutong

Tagana Dinsos Parimo Laporkan Kerusakan Akibat Angin Kencang

Dinsos Kabupaten Parigi Moutong laporkan kerusakan dan korban akibat angin kencang yang melanda dibeberapa titik wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

handover
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong Ariesto SPd MAP 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG- Mako Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Parigi Moutong laporkan kerusakan dan korban akibat angin kencang yang melanda dibeberapa titik wilayah Kabupaten Parigi Moutong Minggu (14/2).

Sesuai data dihimpun oleh Mako Tagana Parigi Moutong, kejadian angin kencang akibat dari awan konvektif sebanyak 19 rumah di 5 Desa yang berada di 5 Kecamatan wilayah Kabupaten Parigi Moutong mengalami kerusakan, yaitu :

1). Desa Parigimpu'u Kecamatan Parigi Barat 1 unit rumah rusak berat, 1 KK 6 jiwa.

2). Desa Peningka Kecamatan Kasimbar, 6 rumah rusak berat, 6 KK 27 jiwa.

3). Desa Khatulistiwa Kecamatan Tinombo Selatan, 1 rumah rusak berat, 1 KK 3 jiwa

Baca juga: Masa Jabatan Berakhir Rabu (17/2/2021) Besok, Hidayat - Pasha Ungu Berpamitan ke Warganya Malam Ini

Baca juga: Babak Baru Kasus Guru Honorer Dipecat Usai Unggah Besaran Gaji, Warga Minta Kepala Sekolah Dicopot

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Palu dapat Sanksi Sosial, Menyapu Sambil Pakai Rompi Orange

4). Desa Tinombo Kecamatan Tinombo, 4 rumah rusak berat, 4 KK 18 jiwa.

5). Desa Eeya Kecamatan Palasa, 7 rumah rusak berat 7 KK 30 jiwa.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong Ariesto SPd MAP mengatakan, korban jiwa mengalami luka berat akibat terkena seng rumah yang bertebangan dari rumah warga.

Sebanyak 1 orang merupakan warga Desa Khatulistiwa bernama Kandacong umur 49 tahun dan saat ini dirawat di Rumah Sakit.

Baca juga: Harapan Warga Untad untuk Ketua Majelis Mahasiswa Terpilih: Jangan Mementingkan Kepentingan Pribadi

Baca juga: Apakah Foto e-KTP Bisa Diganti? Ini Syarat dan Ketentuan Mengganti Foto e-KTP

Baca juga: Fakta-fakta Guru Honorer Dipecat Setelah Unggah Gaji 700 Ribu: Kronologi hingga Alasan Pemecatan

"Kami menyalurkan bantuan berupa tenda gulung, matras, selimut dan makanan siap saji kepada warga korban angin kencang," ungkapnya.

Ariesto menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena kondisi angin masih bertiup kencang khususnya di wilayah pesisir pantai.

Personil Tagana yang diturunkan sebanyak 25 personil dan 2 Pejabat Dinsos Parimo.(*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved